Apa Itu QRIS Statis?
QRIS statis adalah kode QRIS yang menggunakan kode QR tetap untuk menerima pembayaran dari pelanggan. Pembeli biasanya memindai kode tersebut lalu memasukkan sendiri nominal pembayaran sebelum mengonfirmasi transaksi.
Penjelasan Sederhana
QRIS statis merupakan salah satu bentuk penggunaan QRIS untuk menerima pembayaran. Kode QR yang diberikan kepada merchant tidak dibuat ulang untuk setiap transaksi, sehingga dapat digunakan berulang kali. Setelah memindai kode, pembeli biasanya perlu memasukkan nominal pembayaran secara manual melalui aplikasi pembayaran yang digunakan. Karena kode tetap, merchant dapat menampilkan QRIS pada media seperti meja kasir, papan, stiker, atau cetakan lainnya.
Cara Kerjanya
Merchant menampilkan satu kode QRIS statis yang telah diterbitkan oleh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP). Saat ingin membayar, pelanggan membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS dan memindai kode tersebut. Setelah itu, pelanggan memasukkan nominal pembayaran, memeriksa informasi merchant dan jumlah pembayaran, kemudian mengonfirmasi transaksi. Merchant dapat memeriksa pembayaran melalui sistem atau aplikasi merchant yang disediakan oleh PJP.
Contoh
Contohnya, sebuah kedai menempelkan kode QRIS di dekat kasir. Pelanggan membeli makanan seharga Rp25.000, memindai kode tersebut, lalu memasukkan Rp25.000 pada aplikasi pembayaran. Kode QR yang dipindai tetap sama dan dapat digunakan oleh pelanggan berikutnya untuk transaksi dengan nominal yang berbeda.
Manfaat
QRIS statis relatif sederhana digunakan karena merchant cukup menampilkan satu kode QR untuk berbagai transaksi. Model ini juga cocok untuk usaha yang membutuhkan metode pembayaran sederhana dan tidak memerlukan kode QR baru untuk setiap pembelian.
Informasi Penting
Pada QRIS statis, pelanggan biasanya bertanggung jawab memasukkan nominal pembayaran sehingga perlu memeriksa jumlah sebelum melakukan konfirmasi. Merchant juga sebaiknya memastikan pembayaran telah tercatat pada sistem penerimaan sebelum menganggap transaksi selesai. QRIS merupakan standar pembayaran yang digunakan dalam ekosistem sistem pembayaran Indonesia, bukan aplikasi pembayaran tersendiri. Karena ketentuan mengenai layanan dan biaya dapat berubah, informasi terbaru sebaiknya diverifikasi melalui Bank Indonesia atau Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang digunakan.
FAQ
Apa perbedaan QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS statis menggunakan kode QR yang tetap sehingga pelanggan biasanya memasukkan nominal pembayaran sendiri. QRIS dinamis menggunakan kode yang dibuat untuk transaksi tertentu dan nominal pembayaran dapat sudah tercantum.
Apakah QRIS statis bisa digunakan berkali-kali?
Ya. Kode QRIS statis dapat digunakan untuk beberapa transaksi selama QRIS tersebut masih aktif dan dapat menerima pembayaran.
Siapa yang memasukkan nominal pada QRIS statis?
Umumnya pelanggan memasukkan sendiri nominal pembayaran setelah memindai kode QRIS statis.
