Cara Membuat File ISO Mudah dengan Winrar, UltraISO dan PowerISO

Para pengguna komputer pasti sudah kenal dengan istilah file ISO. Banyak orang berlomba menerapkan cara membuat file ISO untuk memudahkan ketika akan melakukan burning atau menyimpan secara permanen ke dalam penyimpanan berbentuk CD/DVD. Cara membuat file ISO bisa menggunakan beberapa software yaitu Winrar, UltraISO, dan Power ISO.

File ISO (International Organization of Standardization) adalah sebuah jenis file arsip yang dibuat sebagai penyimpanan sementara sebelum file atau data tersebut disimpan ke dalam media berbentuk CD atau DVD. Proses burning atau penyimpanan ke dalam CD/DVD nya pun membutuhkan program khusus.

Banyak orang yang dalam membuat file ISO ini tidak hanya untuk menyimpan data sebelum dimasukkan DVD saja. Namun fungsi lainnya adalah untuk menggabungkan beberapa file instalasi program. Dengan begitu, ketika saat membuka ISO Anda juga buka membuka file instalasi program secara otomatis. Berikut beberapa cara untuk membuatnya yang akan dijelaskan di bawah ini.

  1. Cara Membuat File ISO dengan UltraISO

Ada berbagai software yang bisa dimanfaatkan sebagai cara membuat file ISO. Software-software tersebut juga mudah dijalankan dan proses pembuatan filenya pun cukup mudah. Salah satu software yang banyak digunakan adalah UltraISO.

Program atau software ini tidak hanya bisa digunakan untuk membuat file ISO saja, namun juga bisa digunakan untuk membuka file berbentuk ISO hingga melakukan burning file dalam format ISO ke dalam CD atau DVD. Berikut ini adalah cara membuatnya.

  • Download dan Buka Software UltraISO

Sebelum memulai cara membuat file ISO dengan bantuan software UltraISO ini, pastikan Anda sudah memiliki software tersebut. Software ini bisa Anda dapatkan di internet. Atau, jika Anda tidak ingin mendapat software versi trial, Anda bisa mencari di blog-blog teknologi.

Jika sudah punya, buka software UltraISO tersebut. Ketika membuka software ini, Anda akan mendapati tampilan utama software ini yang terdiri dari beberapa kolom menu.

  • Masukkan Data yang Akan Dibuat Menjadi File ISO

membuat file iso dengan ultraisoLangkah selanjutnya adalah masukkan data atau file apa saja yang ingin dibuat menjadi file ISO. Untuk menambahkan file yang akan diubah menjadi ISO, Anda bisa mencarinya melalui kolom yang berada di bagian bawah. Apabila Anda akan membuat lebih dari 1 file, maka masukkan semua ke dalam kolom yang ada.

  • Pilih File Lalu Masukkan ke Kolom Bagian Atas

cara membuat file iso dengan ultra isoJika sudah memasukkan semua file yang akan dibuat menjadi ISO, langkah selanjutnya adalah memindahkan file tersebut ke kolom atas. Anda bisa mendrag file tersebut ke arah atas.

Atau, jika filenya lebih dari 1, blok dulu semua file lalu klik kanan dan pilih ‘Add’. Bisa juga dengan blok semua file lalu drag ke kolom yang disediakan tepat di atasnya. Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya.

  • Klik Save As, Pilih Folder Tujuan

Langkah terakhir dari cara membuat file ISO dari software UltraISO adalah menyimpan file yang akan dibuat menjadi ISO tersebut. Caranya, klik pada menu ‘Save As’ berlambang disket di bagian atas.

Setelah itu, akan ada tampilan jendela untuk memilih di folder mana Anda akan menyimpan file tersebut. Pilih foldernya. Berikutnya jangan lupa untuk memastikan format atau ekstensi file sudah berupa .iso.

  • Klik Save dan Tunggu Proses Menyimpan Selesai

Terakhir, setelah memilih lokasi penyimpanan dan memeriksa kembali format penyimpanan dalam bentuk .iso, maka Anda tinggal klik tombol ‘Save’ dan tunggu hingga proses menyimpan selesai.

  1. Cara Membuat File ISO dengan WinRAR

cara membuat file iso dengan winrarSoftware selanjutnya yang juga bisa dimanfaatkan sebagai cara membuat file ISO adalah WinRAR. Software ini umumnya digunakan untuk mengubah file ke dalam bentuk .rar atau sebaliknya.

Winrar sendiri sebenarnya merupakan sebuah software kompresor. Software ini banyak digunakan karena memiliki fungsi penting dan beragam bagi penggunanya. Fungsi utamanya adalah untuk mengompres file menjadi satu dalam bentuk .rar ataupun .zip.

Tak hanya itu saja, ketika mengompress file ke dalam bentuk .rar menggunakan sotware winrar ini, file akan dipadatkan sebesar 40%. Misalnya file yang awalnya berukuran 10MB ketika dikompress dengan winrar, file tersebut hanya tinggal berukuran 6MB.

Dengan adanya software ini, master file yang disimpan di dalamnya akan lebih kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana. Selain itu keamanan file juga lebih terjamin dengan adanya fitur password untuk menyimpan filenya.

Namun ternyata, tidak hanya file yang memiliki ekstensi atau berbentuk .rar saja, WinRAR juga bisa digunakan untuk membuat file ISO. Cara membuat file ISO dengan Winrar pun sangat mudah dan cepat seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

  • Download dan Install Software Winrar di Komputer

Umumnya, setiap komputer atau laptop sudah memiliki software winrar di dalamnya. Hal ini karena memang software ini memiliki fungsi yang sangat penting seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Namun, jika memang pada komputer Anda belum ada, Anda bisa mengunduh atau download software ini. Software winrar ini cukup mudah ditemukan serta sudah banyak penyedia yang menyediakan software versi upgrade.

Anda tinggal mencari aplikasinya di blog-blog atau website yang secara khusus membahas teknologi atau menyediakan link download software-software yang dibutuhkan di dalam komputer. Anda tak perlu khawatir karena software ini cukup ringan dan tidak memerlukan kapasitas penyimpanan besar.

  • Pilih File yang Akan Dibuat menjadi ISO

Jika sudah, langkah selanjutnya dari cara membuat file ISO menggunakan software winrar adalah pilih file yang akan diubah. Usahakan untuk membuatnya di dalam folder tersendiri. Jika memang ada lebih dari 1 file yang akan diubah menjadi file ISO, ada baiknya semua file itu disatukan di dalam satu buah folder.

  • Tambahkan ke Arsip

membuat file ISO dengan winrarSetelah membuat satu folder khusus berisi semua file yang akan dibuat menjadi ISO, langkah selanjutnya adalah menambahkan folder tersebut ke dalam arsip.

Untuk menambahkan saru folder tersebut menjadi arsip, caranya juga mudah. Tinggal klik kanan pada folder yang baru saja Anda buat. Jika sudah, nantinya akan muncul berbagai menu setelah Anda klik kanan.

Diantara menu-menu tersebut Anda juga akan melihat pilihan-pilihan menu yang berkaitan dengan format file berbentuk .rar. Jangan memilih menu tersebut. Yang harus Anda pilih adalah opsi ‘Tambah ke Arsip’ atau ‘Add to Archieve’.

  • Ubah Ekstensi menjadi .iso

membuat file ISO dengan winrarLangkah terakhir dari cara membuat file ISO adalah menyimpan file tersebut. Setelah melakukan langkah sebelumnya, Anda akan langsung dialihkan pada tampilan jendela penyimpanan.

Pada menu ‘General’ atau ‘Umum’ akan ada kolom ‘Archieve Name’ atau ‘Nama Arsip’. Pada kolom ini Anda harus mengubah ekstensi file yang awalnya .rar menjadi .iso. Tinggal ubah bagian belakangnya saja. Terakhir, klik OK di bagian bawah tampilan jendela.

Proses membuat file ISO dengan software winrar pun selesai. Anda tinggal menunggu proses penyimpanan selesai.

  1. Cara Membuat File ISO dengan PowerISO

cara membuat file iso dengan powerisoSelain menggunakan aplikasi Winrar dan Ultra ISO, masih ada aplikasi lain untuk membuat file ISO yakni Power ISO. Banyak sekali pengguna komputer gemar menggunakan aplikasi ini karena mudah dan simple. Berikut adalah cara membuat file ISO dengan Power ISO :

  1. Instal terlebih dahulu aplikasi Power ISO. Jika belum memilikinya, anda dapat mengunduh file Power ISO di internet. Cara instal aplikasi ini terbilang mudah, anda cukup ikuti setiap langkahnya yang ada.
  2. Jika telah terinstal, buka aplikasi Power ISO
  3. Pada aplikasi Power ISO Pilih New, setelah itu akan muncul beberapa pilihan Klik data CD/DVDcara membuat file iso dengan poweriso
  4. Selanjutnya cari menu Add, dan Klik Add untuk menambahkan data yang anda inginkan untuk dijadikan file ISO
  5. Pilih folder dan file yang mengandung data untuk anda jadikan file ISO. Kemudian klik Add
  6. Anda akan masuk lagi di aplikasi Power ISO dan secara otomatis semua file yang anda pilih ditambahkan.langkah membuat file iso dengan poweriso
  7. Langkah selanjutnya adalah memilih size disk. Disini anda harus memilih media penyimpanan untuk file ISO anda yang sesuai dengan ukuran file media tersebut. Pilih sesuai dengan media penyimpanan anda pada pojok kanan bawah aplikasi
  8. Jangan lupa pilih Save
  9. Kemudian kita akan dihadapkan lagi beberapa pilihan pada direktori penyimpanan file. Tentukan letak dimana anda ingin menyimpan file tersebut. Pastikan anda memberi nama dan jangan lupa memilih tipe file penyimpanan ( Standard ISO Images .iso ). Klik Savemembuat fileISO dengan powerISO
  10. Tunggu prosesnya hingga selesai dan ketika proses selesai anda akan secara langsung diarahkan pada folder penyimpanan file ISO yang sudah jadi.

 

Demikian tadi langkah dan cara membuat file ISO dengan bantuan beberapa software. File tersebut bisa dengan mudah anda Burning CD/DVD.

Semoga informasi ini bisa membantu Anda dalam melakukan management data di dalam komputer lebih baik dan jangan ketinggalan ulasan Root HP Android untuk managemend data pada android.

 

Tags:
  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.