Adab dan Doa Menjenguk Orang Sakit Sesuai Tauladan Rasulullah

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia untuk saling peduli kepada orang lain. Apalagi jika orang lain dalam keadaan sakit. Ini jugalah yang diajarkan dalam ajaran Islam, dimana ketika ada saudara sesama muslim yang sedang sakit, sudah menjadi kewajiban bagi saudara muslim lainnya untuk menjenguk dan mendoakan kesembuhannya. Rasulullah bahkan juga mengajarkan doa orang sakit yang seharusnya dibacakan ketika menjenguk orang sakit agar saudara yang dijenguk tersebut bisa lekas diberikan kesembuhan.

Sejumlah riwayat menceritakan bagaimana Rasulullah ketika menjenguk saudara baik yang sesama muslim ataupun dari kaum Yahudi yang sedang sakit. Beliau melafalkan berbagai macam doa orang sakit yang kesemua doa tersebut dilafalkan agar orang yang dijenguk bisa segera diberikan kesehatan.

Sikap Rasulullah inilah yang seharusnya senantiasa menjadi teladan bagi kaumnya saat ini ketika menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Dengan memberikan doa kesembuhan bagi orang yang sakit, maka secara tidak langsung kita juga sudah sedikit mengangkat beban dari pundak orang yang sakit.

Tak hanya melafalkan doa orang sakit yang mendoakan kesembuhannya saja, Rasulullah bahkan juga mencontohkan bagaimana adab atau sikap yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim ketika menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang ajaran Rasulullah tersebut.

Adab Menjenguk dan Doa Orang Sakit Doa 

doa orang sakitBanyak riwayat yang meriwayatkan bagaimana ketika Rasulullah sedang menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Saat itu Rasulullah mendoakan para sahabat dan keluarganya yang sedang sakit dengan berbagai lafal doa orang sakit, yang mana semua doanya itu ditujukan untuk meminta kesembuhan kepada Allah SWT. Seperti doa yang dilafalkan oleh Rasulullah berikut ini sebagaimana dari Aisyah RA dan diriwayatkan kembali oleh Bukhari dan Muslim.

Allahumma rabban nasi, adzhibil ba’sa isyfi antas syafi la syafiya illa anta syifaan la yughadiru saqaman.

Makna dari doa orang sakit yang dilafalkan Rasulullah di atas adalah meminta kepada Allah SWT sebagai satu-satunya Dzat Penyembuh. Rasulullah berdoa memohon kepada Allah SWT agar memberikan kesembuhan, diangkat segala penyakit yang ada pada tubuhnya, serta memberikan kesembuhan tanpa meninggalkan rasa  nyeri pada sahabat yang sedang dijenguknya, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa memberikan kesembuhan selain Allah SWT.

Selain doa orang sakit yang sudah disebutkan di atas, Rasulullah juga menganjurkan dan mencontohkan doa lain yang biasa dibacakannya ketika sedang menjenguk saudara dan sahabatnya yang sedang sakit. Doa-doa itu adalah sebagai berikut.

As’alullahal azhima rabbal ‘arsyil ‘azhiimi an yassfiyaka

Doa ini adalah doa yang diriwayatkan oleg Tarmidzi untuk dibacakan di hadapan orang yang sakit. Rasulullah bahkan meriwayatkan untuk membaca doa ini sebanyak 7 kali. Doa ini memiliki makna meminta kesembuhan kepada Allah SWT sebagai Dzat yang Maha Agung serta Dzat yang Maha Penyembuh untuk menyembuhkan dan mengangkat segala penyakit dari sahabatnya. Tak hanya itu saja, Rasulullah juga pernah meriwayatkan untuk menyebutkan nama orang yang sakit saat melafalkan doa orang sakit untuk kesembuhannya.

Selain mendoakan orang yang sedang sakit, Rasulullah juga mengajarkan bagaimana adab yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim ketika menjenguk kerabat atau saudaranya yang sedang sakit. Adab yang diteladankan oleh Rasulullah itu antara lain sebagai berikut.

  1. Memperhatikan Waktu Ketika Akan Menjenguk

Adab pertama yang harus diperhatikan ketika menjenguk orang yang sedang sakit adalah memperhatikan waktu menjenguknya. Rasulullah sendiri sebenarnya tidak meriwayatkan kapan saat yang tepat untuk menjenguk orang yang sakit. Akan lebih baik jika segera menjenguk apabila sudah memiliki waktu. Adab yang diteladankan Rasulullah saat menjenguk orang yang sakit terutama adalah tidak mengganggu dan tidak merepotkan keluarga. Ada baiknya juga jika tidak menjenguk ketika orang yang sedang sakit tersebut sedang beristirahat.

  1. Lamanya Waktu Menjenguk

Tidak hanya waktu akan menjenguk, saat sudah menjenguk kita juga harus memperhatikan waktu sudah berapa lama kita berkunjung. Akan lebih baik jika kunjungan untuk menjenguk orang yang sedang sakit tidak dilakukan terlalu lama agar tidak merepotkan keluarga serta mengganggu waktu istirahat. Namun, Anda bisa tinggal lebih lama apabila memang pihak keluarga memintanya karena kedatangan Anda membuat gembira orang yang dijenguk. Dengan begitu kondisi orang tersebut bisa membaik dengan lebih cepat.

  1. Posisi Saat Menjenguk

Diriwayatkan dari Bukhari RA adab yang biasanya dilakukan oleh Rasulullah ketika sedang menjenguk sahabatnya yang sedang sakit adalah langsung duduk di bagian kepala orang yang sakit tersebut serta duduk di bagian kanannya. Adab ini juga bisa menjadi teladan bagi Anda sebagai kaum Nabi Muhammad untuk meneladani apa yang menjadi Kebiasaan Rasulullah.

  1. Tanyakan Kondisi Orang yang Sedang Sakit

Adab selanjutnya yang juga menjadi teladan dari Rasulullah saat menjenguk sahabat atau keluarganya yang sedang sakit adalah menanyakan kondisinya. Dari riwayat Imam Bukhari bercerita bagaimana Aisyah menanyakan kepada Rasulullah yang baru sampai dari Madinah. Ia menanyakan bagaimana keadaan Abu Bakar dan Bilal yang sedang demam. Dari cerita ini bisa menjadi teladan bagi kita untuk meniru apa yang Rasulullah ajarkan saat menjenguk orang yang sedang sakit.

  1. Mendoakan Orang yang Sedang Sakit Agar Segera Diberi Kesembuhan

Adab paling penting yang dapat diteladani dari Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit tentu saja mendoakannya. Mengucapkan doa orang sakit sebagai sebuah doa untuk mengharapkan kesembuhannya adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh keluarga dan orang yang sedang sakit. Rasulullah bahkan memberikan teladan untuk mengucapkan berbagai macam doa yang bertujuan untuk mendoakan agar orang yang sakit bisa diberikan kesembuhan.

  1. Jangan Mengajak Berbicara Panjang Lebar pada Orang yang Sedang Sakit

Tidak hanya melafalkan doa orang sakit untuk memohon kesembuhan pada Allah SWT, Rasulullah juga memberikan teladan untuk tidak mengajak bicara panjang lebar pada orang yang sedang sakit saat menjenguknya. Hal ini akan mengganggu waktu istirahat orang yang sedang dijenguk tersebut. Orang yang sedang sakit tentu membutuhkan waktu istirahat lebih banyak agar kondisi tubuhnya bisa segera membaik. Ada baiknya jika saat menjenguk orang yang sedang sakit hanya berbicara seperlunya saja, seperti menanyakan keadaannya kemudian segera mendoakan untuk kesembuhannya. Dengan begitu orang tersebut bisa mendapatkan waktu istirahat lebih untuk memulihkan keadaan dan segera diberikan kesembuhan.

Tidak ada teladan yang lebih baik bagi setiap muslim selain Nabi Muhammad SAW. Setiap tindakan dan kebiasaan yang dilakukan Rasulullah tidak lain adalah sebuah hal yang baik untuk dilakukan. Seperti juga dalam hal menjenguk orang yang sedang sakit. Mendoakan orang yang sedang sakit dengan doa orang sakit adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim.

Dengan doa yang diberikan oleh sahabat atau saudara inilah, diharapkan Allah bisa mengangkat segala penyakitnya serta memberikan kesehatan. Tak hanya mendoakan, Rasulullah juga memberikan teladan tentang bagaimana adab atau sikap yang harus dilakukan seorang muslim ketika sedang menjenguk saudaranya yang sakit. Untuk kesehatan, ada madu yang sangat baik untuk mengobati berbagai macam penyakit yakni madu majelisazzikra.com.

Seperti penjelasan di atas, adab yang dilakukan saat menjenguk orang sakit dilakukan bertujuan agar tidak mengganggu orang yang sedang sakit serta merepotkan keluarganya. Semoga penjelasan di atas bermanfaat.

Tags:
  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.