Penjelasan Fungsi, Cara Menggunakan dan Merawat Labu Ukur

Salah satu alat laboratorium yang sering digunakan dalam berbagai macam eksperimen adalah labu ukur. Fungsi labu ukur yakni digunakan pada proses pembuatan ataupun pengenceran suatu larutan. Lantas Bagaimana cara menggunakan maupun merawat labu ukur ? Berikut pemaparannya.

Labu Ukur

Labu ukur dibuat dengan menggunakan bahan dasar kaca yang mana ia tidak boleh dipanaskan. Mengapa?

Sebab, pada saat labu ini dipanaskan, maka nantinya akan terjadi pemuaian yang nantinya bisa berakibat pada ketidakakuratan pada labu sehingga nantinya larutan tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Itu artinya, perlu Anda ingat dengan baik bahwa alat yang satu ini tidak bisa dipanaskan seperti halnya tabung erlenmeyer. Alat yang satu ini juga sering disebut dengan labu takar. Pada dasarnya, alat ini sama saja dengan alat ukur lainnya yang biasa Anda temukan di laboratorium.

Labu ini juga hadir dengan beberapa ukuran. Adapun untuk ukuran labu yang paling kecil adalah 10 ml sedangkan yang ukuran besar antara 1 liter, 2 liter dan juga 5 liter. Untuk penggunaan labu ini sendiri disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Fungsi Labu Ukur

Setelah mengetahui pengertian labu ukur di atas, Anda juga perlu tahu apa saja fungsi yang dimiliki oleh alat laboratorium yang satu ini. berikut ini adalah beberapa fungsi yang harus Anda tahu.

1. Mengencerkan Larutan

fungsi labu ukurKetika Anda akan melakukan pelarutan lautan secara mutlak, maka wajib hukumnya untuk menggunakan labu ukur. Misalnya di sini Anda akan melarutkan NaOh 1 M sedangkan di laboratorium adanya NaOH 12 M. Maka, untuk melarutkan larutan, di sini Anda bisa menggunakan rumus M1 x V1= M2 x V2.

Jika sudah ketemu hasilnya, kemudian Anda bisa langsung melarutkannya dengan menggunakan labu ukur dengan menambahkan aquades atau air suling.

2. Membuat Larutan

kegunaan labu ukurSelain digunakan untuk mengencerkan larutan, alat ini juga bisa digunakan untuk membuat larutan. Proses pembuatan larutan ini juga dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Nah, dalam pembuatan larutan ini silahkan Anda masukkan bahan yang akan dibuat larutan ke dalam labu ukur. Kemudian tambahkan aquades hingga ke batasan alat. Dengan demikian maka larutan yang Anda buat akan jadi.

Pada dasarnya fungsi dari alat ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Intinya alat ini hanya digunakan untuk memudahkan Anda membuat atau mengencerkan larutan yang sesuai dengan takarannya.

Dengan begitu, apa yang akan Anda eksperimenkan bisa berhasil karena semua bahannya dibuat sesuai dengan takarannya masing-masing. Ingat, artikan dalam mengukur larutan, Anda memperhatikan skala yang ada di bagian luarnya.

Cara Menggunakan Labu Ukur

cara menggunakan labu ukurSetelah Anda mengetahui pengertian dan fungsi labu ukur ini, tentunya Anda juga harus tahu bagaimana cara menggunakan labu ini di laboratorium. Bisa dikatakan bahwa cara menggunakan labu ini sangatlah mudah.

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menggunakan labu ukur ialah cuci terlebih dahulu alat ini menggunakan sabun. Hal ini bertujuan agar zat- zat yang tidak dirlukan dapat terlarut dan terbuang. Labu ukur yang telah kering sangat baik untuk digunakan.

Mau tahu bagaimana caranya? Yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

  1. Siapkan semua bahan yang akan dilarutkan, mulai dari zat, aquades, hingga labu ukur.
  2. Setelah semua bahan siap, maka ambillah labu ukur yang sudah Anda siapkan sesuai dengan ukuran dan kebutuhannya.
  3. Masukkan lah zat yang akan Anda encerkan ke dalam labu ukur yang sudah Anda sisakan tadi.
  4. Tambahkan Air bersih atau aquades kedalam labu ukur hingga air tersebut sampai ke tanda batas yang ada pada skala labu ukur di bagian luarnya.
  5. Setelah itu, campurkan larutan dengan cara mengocoknya. Pastikan bahwa larutan tersebut bisa bercampur sampai merata.
  6. Larutan sudah selesai dilarutkan dan siap untuk digunakan.
  7. Jika sudah, masukkan larutan yang sudah dibuat tadi ke tempat yang sudah disesuaikan. Jangan lupa simpan di tempat yang benar.

Bagaimana? Bukankah untuk menggunakan labu ukur ini cukup mudah? Anda bisa menggunakan alat ini sesuai dengan kebutuhan.

Yuk, belajar juga apa saja fungsi dari Gelas Beker maupun Pipet Volume, dan bagaimana cara merawatnya !

Cara Merawat Labu Ukur

cara merawat labu ukurSelain tahu cara menggunakan, Anda juga perlu tahu cara merawat alat ini. sebagai alat yang digunakan untuk melarutkan suatu zat, maka labu ukur ini harus dirawat dengan baik. Caranya bagaimana? Caranya adalah dengan membersihkannya setiap kali selesai digunakan.

Mengapa demikian? Hal ini karena alat ini digunakan untuk mengencerkan suatu larutan dimana setiap larutan memiliki warna, rasa, aroma dan juga sifat yang berbeda-beda. Jika larutan ini didiamkan lama, maka aroma dan warnanya bisa menempel di dinding labu ukur.

Jika sudah begini, maka alat ini akan sulit untuk dibersihkan. Lain halnya jika Anda membersihkannya setiap kali selesai menggunakannya. Maka alat ini akan bersih dan tidak lagi ada roma larutan yang tertinggal.

Lantas, bagaimana cara membersihkan alat ini? ternyata caranya sangat mudah. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menyiapkan sikat pembersih alat laboratorium, detergen dan juga air bersih. Jika semua alat ini sudah siap, mari kita mulai untuk membersihkan alat ini.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mengosongkan labu ukur yang sudah digunakan tadi. Di sini Anda bisa menyimpan larutan atau membuangnya jika sudah tidak digunakan.

Setelah labu ukur dalam keadaan yang kosong, maka langkah kedua adalah dengan membilas labu ukur dengan menggunakan air bersih. Anda bisa membilas sampai dua kali dengan tujuan untuk menghilangkan sisa larutan yang ada pada labu ini.

Jika sudah dibilas, kini saatnya Anda membersihkannya dengan menggunakan detergen. Mulailah bersihkan dengan bagian luarnya. Karena alat ini bentuknya panjang, maka busa detergen tidak bisa menjangkau bagian dalamnya.

Oleh sebab itu, di sini Anda bisa menggunakan bantuan dari sikat pembersih. Caranya adalah dengan memasukkan sikat ke detergen terlebih dahulu. Kemudian masukkan ke bagian dalam labu ukur ini. gosok-gosokan secara perlahan hingga semua sisa larutan yang ada di dalamnya benar-benar hilang dan bersih.

Jika sudah, angkat sikat pembersih ini dan kemudian bilas alat dengan menggunakan air bersih. Untuk memeriksa apakah alat benar-benar sudah bersih atau belum, maka di sini Anda bisa menciumnya.

Jika masih ditemukan aroma larutan, maka bersihkan kembali menggunakan sikat hingga benar-benar bersih. Setelah itu, bilas kembali menggunakan air bersih. Setelah itu, letakkan labu ini pada kain yang kering dengan cara ditengkurapkan.

Biarkan Air yang ada di bagian dalam menetes hingga labu ini setengah kering atau bahkan kering. Jika Anda tidak sabar, maka Anda bisa mengeringkannya dengan menggunakan bantuan tisu kering. Keringkan seluruh bagian labu menggunakan tisu dan alat laboratorium ini siap untuk disimpan kembali dan digunakan sewaktu-waktu.

Penutup

Cukup mudah bukan untuk melakukan perawatan ada alat laboratorium kimia ini? ingat, karena alat ini tidak hanya digunakan untuk melarutkan satu zat saja, oleh sebab itu Anda harus membersihkannya dengan sebersih-bersihnya.

Semoga dengan adanya informasi tentang labu ukur, fungsi, cara menggunakan dan juga cara perawatannya ini dapat membantu Anda lebih mencintai setiap alat laboratorium yang ada. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan selamat mencoba.

Tak hanya labu ukur, anda juga harus mengetahui mengenai neraca analitik yang yang diulas secara lengkap.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.