Fungsi, Bagian hingga Cara Menggunakan Neraca Analitik

Bagi Anda anak IPA, Neraca Analitik tentunya sudah bukan menjadi hal yang baru. Ya, neraca yang satu ini memang biasa digunakan di laboratorium. Tentu penting bagi anda mengetahui apa sebenarnya fungsi dari neraca analitik ini ! Tak hanya itu anda juga harus tahu persis bagaimana cara menggunakan maupun bagian-bagian neraca yang juga sering disebut dengan timbangan analitik ini.

Pengertian Neraca Analitik

Apa yang dimaksud dengan neraca analitik? Neraca Analitik adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur massa dari suatu zat baik yang berbentuk padat maupun yang berbentuk cair. Keberadaan timbangan analitik  yang satu ini sangat penting.

Pasalnya, fungsi Neraca Analitik sangat berguna dan biasa digunakan dalam berbagai macam eksperimen yang dilakukan pada laboratorium.

Ada yang istimewa dari neraca yang satu ini dimana ia tidak hanya digunakan untuk mengukur zat dalam satuan kilo dan gram saja. Bahkan, neraca ini bisa digunakan untuk mengukur zat yang sangat kecil.

Fungsi Neraca Analitik

Setelah Anda mengetahui pengertiannya, kini saatnya Anda tahu fungsi dari neraca ini. Bicara soal fungsinya, Neraca Analitik ini memiliki banyak sekali fungsi. Secara umum, fungsi neraca ini digunakan untuk mengukur massa suatu zat baik itu zat padat maupun zat cair.

Bahkan kemampuan mengukur massa zat yang dimiliki oleh neraca ini sangat luar biasa yang mana ia bisa mengukur zat yang sangat kecil. Karena inilah Neraca Analitik biasanya digunakan pada laboratorium untuk mengukur suatu zat.

Adapun tingkat ketelitian yang dimiliki oleh neraca ini juga sangat luar biasa. Ia memiliki tingkat ketelitian hingga mencapai 0.0001 gram. Bahkan, majunya teknologi juga membuat beberapa Neraca Analitik ini sudah sangat lengkap.

Jadi, neraca ini tidak hanya digunakan untuk menghitung massa zat saja. Namun, ia juga bisa menghitung persentase massa zat dari zat lainnya.

Macam-Macam Neraca Analitik

neraca analitik digitalPada umumnya, Neraca Analitik ini dibagi menjadi dua jenis yaitu Neraca Analitik analog dan juga Neraca Analitik digital. Meskipun berbeda jenisnya, namun fungsi Neraca Analitik ini tetap sama. Perlu Anda tahu bahwa saat ini penggunaan Neraca Analitik analog sudah sangat jarang ditemukan.

Pasalnya saat ini neraca analog digantikan dengan neraca digital yang lebih praktis dan mudah digunakan. Pasalnya, untuk menggunakan neraca digital Anda tidak perlu lagi menggunakan anak timbangan untuk mengukur masanya.

Adapun beberapa fitur Neraca Analitik digital adalah sebagai berikut:

  • Internal Database Storing system, maksudnya adalah semua data hasil pengukuran yang suda dilakukan penimbangan akan disimpan secara langsung dalam database.
  • Electromagnetic Force restoration adalah sebuah fitur yang dimiliki oleh Neraca Analitik yang menggunakan bassi coil magnetic permanen. Ia juga menjadi Neraca Analitik yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan neraca lainnya.
  • Touch Screen Display yang digunakan untuk memudahkan para pengguna neraca.
  • RS232 Data Interface yang digunakan untuk untuk menghubungkan Neraca Analitik langsung dengan printer ataupun komputer.

Cara Menggunakan Neraca Analitik

cara menggunakan neraca analitikUntuk bisa menggunakan Neraca Analitik yang baik dan benar, tentunya adalah prosedur yang harus Anda lakukan. Adapun beberapa langkah yang harus Anda ikuti antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pertama, pastikan bahwa Neraca Analitik yang akan Anda gunakan berada pada posisi yang benar. Jangan lupa untuk setting waterpass agar nantinya bisa sesuai dengan petunjuk yang ada pada manual book.
  • Jika sudah, silahkan untuk meletakkan neraca ini di tempat yang jauh dari hembusan angin atau panas yang terlalu berlebihan.
  • Hindarkan neraca ini dari gangguan magnet yang ada di sekitar.
  • Lakukan kalibrasi atau tara neraca sebelum neraca ini digunakan.
  • Pastikan untuk selalu membersihkan Neraca Analitik pada saat Anda selesai menggunakannya.
  • Matikan neraca jika sudah tidak digunakan lagi dalam waktu yang

Prinsip Kerja Neraca Analitik

Timbangan analitik merupakan sebuah alat yang menghitung satuan massa sebuah benda dengan cara teknik digital dan tingkat ketelitian yang cukup tinggi.

Prinsip kerja pada neraca analitik ini yakni dengan memanfaatkan sumber tegangan listrik stavolt dan dilakukan peneraan terlebih dahulu sebelum digunakan. Setelah itu benda yang akan ditimbang diletakkan pada neraca dan lihat angka yang tertera pada layar. Angka tersebut merupakan berat benda tersebut.

Bagian-Bagian dari Neraca Analitik

bagian neraca analitikDalam Neraca Analitik terbagi menjadi beberapa bagian, diantara bagian dari neraca ini antara lain adalah sebagai berikut.

1. Piringan Timbangan

Piringan timbangan pada Neraca Analitik memiliki fungsi untuk meletakkan benda atau zat yang akan ditimbang. Piringan neraca ini juga bisa dibersihkan dengan menggunakan kuas atau menggunakan tisu sebelum dibersihkan.

2. Anak Timbangan

Anak timbangan ada Neraca Analitik digunakan  dalam hal kalibrasi dengan menentukan bobot yang sudah diketahui.

3. Waterpass

Waterpass memiliki fungsi yang digunakan untuk mengetahui isi dari piringan timbangan apakah sudah stabil atau belum.

4. Tombol Pengaturan

Di dalam Neraca Analitik terdapat beberapa tombol pengaturan yang bisa digunakan diantaranya adalah mode, rezero dan uga tombol on/off. Tombol resezo digunakan sebagai tombol yang digunakan untuk mengatur neraca.

Tombol ini akan mengatur neraca ada posisi nol sehingga nantinya akan mudah rusak dan tidak bisa menghasilkan data yang akurat jika terlalu sering digunakan.

5. Tombol On/Off

Ini adalah tombol yang digunakan untuk menghidupkan dan mematikan neraca. Dalam roses penggunaannya, Anda bisa mendiamkan neraca ini selama 10 sampai 15 menit sebelum digunakan. Tujuannya adalah agar neraca bisa bekerja secara maksimal dan menghasilkan hitungan yang akurat.

6. Tombol Mode

Ini adalah sebuah tombol yang memiliki sistem konversi satuan dalam penimbangan. Dengan adanya tombol ini nantinya akan memudahkan Anda dalam merubah satuan dalam proses penimbangan sesuai dengan satuan yang dibutuhkan.

Ketahui juga penjelasan lengkap mengenai alat laboratorium yang lain seperti Tabung Erlenmeyer dan Labu Ukur.

Kelebihan Neraca Analitik

Sebagai sebuah neraca, neraca ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan neraca pada umumnya. Adapun beberapa kelebihannya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Neraca ini memiliki tingkat ketelitian atau akurasi yang sangat baik, bahkan tingkat ketelitiannya bisa mencapai 0,0001 gram.
  • Ada beberapa Neraca Analitik yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur internal calibration yang dapat memungkinkan Anda untuk melakukan kalibrasi sendiri.
  • Neraca ini juga sangat mudah digunakan, bahkan sangat praktis dan efektif sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama pada saat menggunakannya.

Kekurangan Neraca Analitik

Dibalik kelebihannya, neraca ini juga memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan neraca pada umumnya. Adapun beberapa kekurangan yang dimiliki oleh neraca ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Berbeda dengan neraca lainnya, dalampengoperasiannya nerca aini membutuhkan tenaga listrik. Sehingga jika tidak ada tenaga listrik maka neraca tidak bisa digunakan.
  • Harga dari neraca ini juga lebih mahal, apalagi jika terjadi kerusakan maka biaya untuk memperbaiki juga mahal.
  • Neraca ini juga memiliki satan batas maksimal, sehingga ia tidak bisa digunakan untuk menimbang sesuatu yang berat dan melebihi batas maksimalnya. Oleh sebab itu, sebelum menggunakan Anda benar-benar harus tahu spesifikasi lebih lanjut yang dimiliki oleh neraca ini.
  • Pada saat menggunakan neraca ini, penempatan neraca haruslah benar. Sebab, neraca ini sangat rawan terkena hembusan dan hembusan ini akan sangat berpengaruh terhadap ketelitian dari ukuran yang dihasilkan.

Cara Merawat Timbangan Analitik

cara merawat neraca analitikPerawatan neraca analitik bukan sebenarnya tidak terlalu rumit, dan bisa dilakukan oleh laboran, peneliti maupun anak sekolah. Perawatan timbangan analitik pun perlu dilakukan guna mencegah serta meminimalisir kerusakan pada alat ini.

Secara umum untuk merawat neraca ini yakni cukup dengan membersihkan timbangan setelah menggunakannya.

Berikut adalah beberapa poin penting yang wajib anda perhatikan ketika menggunakan timbangan analitik ini, antara lain :

  1. Letakkan timbangan analitik pada meja atau bagian yang datar agar dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
  2. Pastikan untuk tidak menjatukan bahan material terlalu ekstrim pada timbangan analitik, meski beratnya masih dalam batasan ukur.
  3. Hindari dan jangan menempatkan bahan kimia biasa maupun yang berbahaya pada plate neraca analitik secara langsung. Anda bisa memanfaatkan wadah lain terlebih dahulu.
  4. Jika benda yang akan anda timbang mempunyai suhu yang sangat ekstrim ( terlalu panas atau dingin), tunggu terlebih dahulu hingga menemukan suhu normal.
  5. Hindari memakai kuas yang terlalu keras ketika hendak membersihkan timbangan
  6. Jangan terlalu menggeser atau memindahkan neraca di banyak tempat.

Dari informasi tentang pengertian, fungsi Neraca Analitik hingga cara menggunakannya di atas, kini Anda sudah tahu apa itu Neraca Analitik. Semoga dengan adanya informasi ini memberikan pengetahuan yang baru untuk Anda dan tentunya memberikan banyak manfaat.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.