Penjelasan Lengkap Kabel Coaxial : Jenis, Karakteristik hingga Harganya

Dalam dunia tentang kabel, pasti sudah tidak asing lagi dengan kabel coaxial. Kabel coaxial sendiri pada hakikatnya sangatlah luas, karena kabel ini digunakan pada beberapa bidang yang memang membutuhkan kabel sebagai media transmisi data. Pembahasan dalam artikel ini, saya akan mengangkat topik kabel coaxial atau kabel koaksial, yakni membahas dari jenis hingga kelebihan dan kekurangan  serta karakter kabel coaxial yang digunakan dalam jaringan komputer.

Kabel Coaxial

kabel coaxial

Sumber : utopicomputers.com

Kabel coaxial atau kabel koaksial memiliki nama lain yaitu BNC yang merupakan singkatan dari “ Bayonet Naur Connector”, atau umumnya disebut dengan istilah “COAX”. Sementara dalam bahasa Indonesia kabel koaksial dapat diartikan sebagai kabel sepaksi atau sesumbu.

Sementara definisi dari kabel koaksial jika dilihat dari segi dunia jaringan komputer, yaitu suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah ( guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

Kabel koaksial juga dapat diartikan sebagai suatu media untuk transmisi data dan menyalurkannya melalui sinyal listrik.

Fungsi Kabel Coaxial

fungsi kabel coaxial

Sumber : tkjsahanya.blogspot.com

Kabel coaxial selain digunakan untuk kabel antenna TV, berkembang untuk digunakan pada jaringan LAN dengan seiring kemajuan jaman.

Fungsi kabel ini yaitu menghubungkan antara satu perangkat keras komputer dengan perangkat lainnya untuk mengalirkan data,  karena kabel koaksial memiliki kecepatan yang cukup baik sebagai transmisi data.

Selain itu kabel koaksial juga dapat membagi sinyal broadband atau sebuah sinyal dengan frekuensi tinggi.

Jenis – jenis Kabel Coaxial

Pada umumnya, jenis kabel koaksial yang dikenal terdiri dari 2 tipe, yaitu :

  1. Thick Coaxial Cable ( kabel coaxial tebal)
  2. Thin Coaxial Cable (kabel coaxial tipis)

Thick Coaxial Cable

kabel coaxial thicknet

Sumber : belajarpc.com

Kabel koaksial yang tebal ini biasanya dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang membawa sinyal Ethernet. Angka “5” pada nama 10Base5 ini dapat diartikan bahwa panjang segmen maksimal yang mampu diraih kabel koaksial jenis ini yaitu 500 meter.

Jenis kabel koaksial yang satu ini memiliki ukuran yang beragam dan diameter yang lumayan besar dengan rata-rata sekitar 10 mm. Jenis kabel Coaxial yang tebal ini juga sangat populer untuk LAN, karena memiliki bandwith yang lebar sehingga memungkinkan komunikasi broadband (multiple channel).

Kriteria kabel coaxial Thicknet yaitu :

jenis kabel coaxial thicknet

  1. Merupakan kabel original Ethernet
  2. Memiliki diameter yang lumayan besar
  3. Setiap ujung kabel harus diterminasi dengan terminator 50-ohm
  4. Maksimal 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
  5. Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
  6. Setiap segment maksimum berisikan 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
  7. Maksimum panjang kabel per segment ialah 1.640 feet ( sekitar 500 meters).
  8. Maksimal jarak antara segment adalah 4.920 feet ( sekitar 1500 meter).
  9. Setiap segment harus diberikan ground
  10. Jarak maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) yaitu 16 feet ( sekitar 5 meter)
  11. Jarak minimum antar tap ialah 8 feet ( sekitar 2.5 meter)
  12. Instalasi atau pemasangan jaringan dengan kabel ini cenderung lebih rumit.
  13. Kabel coaxial thicknet sudah jarang sekali digunakan lagi untuk LAN modern.

Thin Coaxial Cable

kabel coaxial thinnet

Sumber : belajarpc.com

Kabel koaksial yang tipis ini dikenal dengan Thinnet 10Base2 yang membawa sinyal Ethernet. Angka “2” pada nama 10Base2 mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu dicapai kabel koaksial jenis ini yaitu 200 meter.

Pada umumnya kabel coaxial yang tipis ini lebih sering dijumpai pada jaringan komputer yang ada di sekolah-sekolah.

Kriteria Kabel Coaxial Thinnet

jenis kabel coaxial thinnet

  1. Memiliki diameter yang lebih kecil dari kabel coaxial thicknet
  2. Hadir untuk menggantikan posisi kabel coaxial thicknet
  3. Setiap ujung kabel diberikan terminator 50-ohm
  4. Panjang maksimal kabel ialah 1000 feet (185 meter) per segment
  5. Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices).
  6. Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu lagi ada tambahan transceiver, kecuali untuk repeaters.
  7. Maksimal setidaknya ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
  8. Setiap segment lebih baik dilengkapi dengan satu ground.
  9. Panjang minimum antar T-Connector ialah 1.5 feet (0.5 meter).
  10. Maksimal panjang kabel dalam satu segment ialah 1.818 feet (555 meter).
  11. Setiap segment maksimum memiliki 30 perangkat terkoneksi.
  12. Tidak lagi direkomendasikan, namun tetap masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil

Karakteristik Kabel Coaxial

karakteristik kabel coaxialKabel jaringan koaksial yakni menggunakan dua buah konduktor, dengan pusat berupa inti kawat padat yang dilingkupi oleh sekat yang kemudian dililiti lagi oleh kawat berselaput konduktor.

Untuk lebih jelasnya mengenai karaktertistik kabel coaxial dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Kabel tembaga ( centre core). Kabel tembaga (centre core) yang berada di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
  • Lapisan plastic (dielectric insulator). Lapisan plastic (dielectric insulator) ini berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembaga dan lapisan metal (metallic shield) yang menyelubunginya.
  • Lapisan metal (metallic shield). Lapisan metal (metallic shield) ini berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekeliling kabel.
  • Lapisan plastic (plastic jacket). Lapisan plastic (plastic jaket) ini lapisan paling luar yang berfungsi sebagai pelindung bagian terluar dari kabel itu sendiri.

Selain empat komponen di atas, karakteristik kabel coaxial juga dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Kecepatan dan keluaran transmisi data 10 – 100 MBps
  • Biaya rata-rata per node murah
  • Media dan ukuran konektor medium ( tidak terlalu kecil tapi juga tidak terlalu besar)
  • Panjang kabel maksimal yang diizinkan yakni 500 meter ( cukup panjang)

Kabel koaksial biasanya juga disebut dengan BNC (Bayonet Naur Connector) atau COAX, kabel ini sering digunakan untuk kabel antenna TV dan sering digunakan juga pada jaringan LAN.

Kabel Coaxial pada Jaringan Komputer

karakteristik kabel coaxial

Sumber : capitolcctv.com

Kabel koaksial pada umumnya digunakan sebagai media transmisi untuk topologi jaringan yang menganut arsitektur jenis bus dan ring. Dalam penerapannya, instalasi kabel jaringan koaksial ini harus dilakukan dengan sangat rapi dan benar-benar matching, sehingga hal ini kerap menimbulkan kesulitan bagi para pemasangnya.

Kabel jaringan koaksial harus diukur dengan perhitungan yang benar sempurna dan baik, karena jika keliru dalam memperhitungkan ukuran yang tepat maka dapat mengakibatkan kerusakan NIC ( Network Interface Card) yang digunakan.

Selain itu kesalahan pengukuran kabel koaksial dalam instalasi juga berdampak pada kinerja jaringan itu sendiri yang bakal terhambat karena tidak mencapai kemampuan maksimal.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam instalasi kabel koaksial jika ingin mendapatkan hasil yang sempurna :

  • Kontinuitas konduktor utama kabel harus dalam kondisi yang terawat
  • Sambungan kabel harus ketat sehingga kabel tetap bersifat homogen seperti pada kondisi awal
  • Redaman sebisa mungkin tetap pada angka nol atau sekecil-kecilnya
  • Hasil dari instalasi sambungan kabel tersebut harus benar-benar rapi

Mengingat penerapan kabel jaringan koaksial yang cukup rumit dan tidak fleksibel, belakangan ini keberadaan kabel koaksial sudah mulai jarang dijumpai, terlebih lagi beberapa produk LAN kebanyakan sudah tidak lagi mendukung koneksi kabel koaksial.

Ditambah dengan adanya kabel Twisted Pair yang dianggap lebih efisien dan fleksibel, sehingga lambat laun kabel coaxial ditinggalkan oleh para pengguna jaringan komputer jaman sekarang.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

Jika dibandingkan dengan kabel jaringan komputer lainnya, tentunya kabel coaxial memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut kelebihan dan kekurangan kabel coaxial, yaitu :

Kelebihan Kabel Coaxial

  1. Kabel coaxial memiliki tingkat keunggulan yang tinggi dalam proses transmisi meskipun terbatas dari segi jangkauan.
  2. Penguatannya dari segi repeater tidak perlu besar seperti kabel Twisted Pair (STP atau UTP).
  3. Harga kabel coaxial lebih terjangkau dari kabel Fiber Optic.
  4. Teknologi yang diterapkan kabel jaringan koaksial sudah sangat umum alias tidak asing lagi, karena sudah digunakan selama puluhan tahun untuk berbagai jenis komunikasi data.
  5. Kabel jaringan coaxial memiliki kemampuan dalam menghantarkan sinyal-sinyal listrik yang lebih besar dibandingkan dengan saluran transmisi dari kawat biasa.
  6. Kabel jaringan koaksial memiliki ketahanan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi.
  7. Meskipun instalasi kabel jaringan koaksial cukup rumit, namun kabel ini sangatlah peka terhadap isyarat.
  8. Kabel jaringan coaxial mampu menampung pengkabelan yang lebih panjang di antara jaringan dengan perangkat-perangkat lain dibandingkan kabel Twisted Pair.

Kekurangan Kabel Coaxial

  • Kabel jaringan coaxial perlu dipasang dengan teliti dan cukup rumit, terutama dalam hal mempertimbangkan ukurannya.
  • Biaya pemeliharaan kabel koaksial relatif mahal sehingga butuh dana yang lebih.
  • Lebar bidang frekuensi dalam kabel jaringan coaxial hanya terbatas oleh gain (pengerasan) yang dikehendaki, yang dibutuhkan untuk mempertahankan kualitas sinyal yang baik.
  • Jangkauan transmisi kabel jaringan koaksial terbatas, sehingga dalam suatu jarak tertentu transmisi sinyal-sinyal elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaian repeater yang terbuat dari tabung electron pada jalur tersebut agar penyampaian komunikasi terjalin lebih baik.
  • Kabel jaringan koaksial sangat rentan terhadap perubahan temperature dan suhu yang terjadi di dalam kabel sehingga berakibat putusnya hubungan.

Baca juga artikel lengkap lainnya mengenai Kabel NYA, NYM, NYY dan Jenis Kabel Lainnya dan Kabel Straight.

Demikian pembahasan jenis-jenis hingga karakteristik dan kelebihan kabel coaxial. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kalian semua.

Tags:
  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.