Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Kerangka Konseptual

Dalam sebuah penelitian anda harus paham benar akan apa pengertian kerangka konseptual. Kerangka konseptual yang tidak tepat tentu tidak akan bisa menjelaskan hubungan antara teori dengan variabel penelitian. Bagi anda yang masih bingung berikut kami ulas beserta contoh kerangka konseptual

Pengertian Kerangka Konseptual

Ditinjau dari pengertiannya, kerangka konseptual penelitian adalah suatu hubungan ataupun kaitan yang terjadi antara konsep yang satu dengan konsep lainnya yang berasal dari masalah yang akan diteliti.

Kerangka Konseptual yang baik berdasarkan Uma Sekaran (2008 : 54) antara lain :

  1. Variabel-variabel penelitian yang akan diteliti haruslah jelas
  2. Kerangka konseptual wajib menjelaskan hubungan antara variabel variabel yang akan diteliti, serta ada teori yang melandasi
  3. Kerangka konseptual perlu dinyatakan dalam bentuk diagram atau bagan, sehingga masalah penelitian yang akan dicari jawabannya mudah dipahami.

Pada umumnya, kerangka ini digunakan untuk menghubungkan maupun menjelaskan baik secara panjang lebar mengenai topik atau tema yang akan dibahas. Biasanya, kerangka ini dihasilkan dari konsep ilmu maupun teori yang biasanya digunakan sebagai suatu landasan penelitian yang diperoleh dari tinjauan pustaka.

Adapun tinjauan pustaka ini juga berisi semua pengetahuan yang meliputi teori, prinsip, konsep, maupun hukum dan proposisi. Kemudian, nantinya hal ini dapat membantu proses penyusunan dari kerangka konsep dan operasional suatu penelitian.

Temuan dari hasil penelitian ini akan sangat membantu serta mempermudah seorang peneliti dalam menemukan kerangka konseptual yang akan dicapai. Harapannya adalah untuk memberikan gambaran maupun arahan yang bersifat asumsi dari variabel yang akan diteliti.

Adanya kerangka ini juga memiliki tujuan yakni untuk memberikan petunjuk kepada peneliti terutama dalam hal menentukan rumusan masalah. Kerangka ini juga biasanya digunakan untuk menyusun pertanyaan yang harus dijawab sesuai dengan petunjuk empiris.

Selain itu, kerangka ini juga dihasilkan dari sebuah hasil sintesis dari proses berpikir secara deduktif dan induktif. Kemudian hal ini diakhiri dengan ide baru yang kreatif dan inovatif yang disebut juga dengan kerangka konseptual.

Bagaimana Contoh Kerangka Konseptual?

contoh kerangka konseptualSetelah Anda memahami definisi dan pengertian  yang sudah dijelaskan di atas. Ada juga perlu mengetahui contoh kerangka konseptual guna menambah pemahaman anda.

Sehat merupakan sebuah konsep. Istilah ini memiliki arti untuk mengungkapkan berbagai observasi yang berkaitan dengan hal-hal maupun gejala yang dapat mencerminkan suatu kerangka keragaman dari kondisi kesehatan dari seseorang.

Nah, untuk mengetahui seseorang sehat maupun tidak sehat, caranya adalah dengan mengukur konsep sehat dengan menggunakan variabel. Sebagai contoh, denyut nadi, tekanan darah, HB darah dan masih banyak lainnya.

Dan denyut nadi, tekanan darah dan juga HB  ini merupakan variabel. Variabel ini nantinya akan digunakan untuk meneliti dan mengukur apakah seseorang bisa dikatakan sakit maupun sehat.

Dalam pemilihannya, kerangka konseptual ini harus dipilih dengan tepat. Oleh sebab itu diperlukanlah suatu landasan. Apa saja landasan tersebut, simak selengkapnya di bawah ini.

1.Landasan pertama adalah berfikir secara induktif, konsep, analisis teori, premis yang memiliki hubungan dengan masalah yang diteliti. Oleh sebab itu, para peneliti harus membuat suatu analisis dengan hati-hati dan kritis.

Kemudian analisis tersebut ditelaah secara kepustakaan yang memiliki hubungan dengan subjek penelitian yang dilakukan dengan cermat. Hal ini dilakukan sebelum merumuskan hipotesis yang memiliki tujuan untuk menjawab semua pertanyaan yang ada dalam penelitian tersebut.

2. Landasan kedua adalah berfikir secara induktif. Maksudnya adalah penelusuran dari hasil penelitian dari orang lain yang telah mendahului namun berkaitan dengan masalah serta tujuan dari penelitiannya.

3. Sedangkan landasan yang ketiga adalah dengan merumuskan masalah serta menentukan tujuan masalah penelitian dengan menggunakan dasar sintetis dari analisis landasan yang pertama dan kedua dengan menggunakan cara berfikir yang kreatif dan inovatif.

Tidak hanya itu sama, namun dengan menggunakan teori, sintesis pengalaman, fakta, tujuan penelitian, logika berpikir yang kreatif yang disusun menjadi suatu kerangka konseptual dalam penelitian.

kerangka konseptual

Di atas adalah kerangka konseptual yang menunjukkan efek moderasi country of origin terhadap pengaruh kualitas produk, ekuitas merek dan harga terhadap keputusan pembelian.

contoh kerangka konseptual 2

Di atas adalah contoh kerangka konseptual yang menggambarkan tentang hubungan – hubungan variabel terhadap BBLR ( Berat Bayi Lahir Rendah).

Dalam pembuatan kerangka konseptual, terdapat asas-asas yang digunakan. Adapun diantaranya antara lain adalah sebagai berikut.

1.Digunakan untuk Pendidikan Sarjana

Jenis kerangka yang satu ini biasanya kerap ditemukan dalam penelitian untuk mencapai gelar sarjana. Dalam hal ini, variabel yang digunakan ditujukan untuk membentuk kerangka konsep yang telah disesuaikan dengan variabel yang relevan dengan masalah yang akan diteliti.

Jadi, disini Anda harus bisa mencocokkan antara teori, konsep dengan kenyataan suatu permasalahan yang ada di lapangan. Dengan demikian, kerangka ini bisa berfungsi dengan semestinya.

2. Digunakan untuk Pendidikan Magister

Dalam pendidikan magister, konsep yang digunakan bisa lebih dari satu konsep. Selain itu juga dimasukkan ide dan juga gagasan baru yang ada di dalamnya. Dalam penelitian ini, kerangka konseptual yang dilakukan harus ada modifikasi sedikit yang tentunya disesuaikan dengan realitas yang ada di lapangan.

Adapun tujuan akhir dari penelitian yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk menemukan ide maupun teknologi yang digunakan untuk memecahkan masalah.

3. Digunakan untuk Pendidikan Doktor

Sedangkan pada pendidikan doktor konsep yang digunakan harus dimodifiaksi. Maksudnya adalah Anda harus memiliki ide dan juga gagsan yang lebih inovatif dalam hal engembangan konsenya.

Ide inovatif inilah yang nantinya akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari penelitian yang akan dilakukan. Dengan demikian nantinya bisa menghasilkan suatu pengetahuan yang lebih baru.

Cara Membuat Kerangka Konseptual

cara menyusun kerangka konseptualPada dasarnya, kerangka ini memiliki hubungan dengan konsep yang akan diamati dalam suatu penelitian. Adapun cara yang harus dilakukan dalam membuat kerangka konseptual adalah sebagai berikut:

  1. Menyeleksi dan mendefinisikan konsep melalui logika yang berpikir kemudian mencoba menjelaskan berdasarkan masalah yang diteliti.
  2. Mengembangkan suatu pernyataan yang saling berhubungan.
  3. Kemudian menembangkan konsep yang ada di dalam gambar maupuk kerangka. Adapun diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Konsep harus disesuaikan dengan masalah.
  • Menjelaskan bagaimana hubungan variabel dengan masalah kemudian menduga penyebab dari masalah tersebut. Adapun arah dari kerangka ini kemudian disesuaikan dengan variabel yang mau ditulis kemudian dikembangkan dengan menggunakan kerangka untuk membuat garis manakah yang harus diteliti dengan menggunakan garis terputus atau garis sambung. Setelah itu, buatlah anah ada bagian yang memberikan pengaruh dengan tujuan untuk memudahkan kerangka berfikir ini.
  • Kemudian mengidentifikasi dan menganalisis teori yang akan diaplikasikan.

Adanya kerangka konseptual ini sangat penting di dalam suatu penelitian. Dengan adanya kerangka ini seseorang akan lebih mudah dalam mengetahui hasil penelitian yang diharapkan. Tidak hanya itu saja, namun kerangka ini juga akan sangat membantu memudahkan peneliti dalam memahami penelitiannya sendiri.

Dengan adanya informasi seputar kerangka konseptual semoga dapat membantu Anda dalam mengerjakan sebuah penelitian. Untuk menambah pengetahuan anda akan penelitian, baca juga apa pengertian instrumen penelitian yang lengkap dan teknik analisis data.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.