Penjelasan 15 Macam-Macam Metode Pembelajaran

Dalam dunia pendidikan istilah metode pembelajaran sudah tidak asing lagi. Metode  pembelajaran sendiri merupakan sebuah proses penyampaian materi pendidikan dari pendidik kepada peserta didik yang dilakukan secara teratur dan sistematis. Macam-macam motode pembelajaran dapat diterapkan bagi pendidik untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik sehingga mencapai tujuan yang diinginkan.

Seorang pendidik atau guru harus bisa menguasai metode pembelajaran. Pasalnya metode ini  adalah strategi  atau cara atau taktik  yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Dengan begitu, maka tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. Selain pendapat di atas, banyak pula para ahli menjelaskan pengertian metode pembelajaran. Nah untuk lebih jelasnya yuk simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Metode Pembelajaran Menurut Para Ahli

pengertian metode pembelajaranAda banyak sekali pengertian metode pembelajaran yang dikemukakan oleh para ahli. Macam-macam metode pembelajaran juga sangat banyak. Semua itu bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Nah berikut adalah pengertian metode pembelajaran menurut para ahli.

1.Menurut Ahmadi (1997: 52)

Metode Pembelajaran merupakan suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang digunakan oleh guru atau instruktur.

2. Abdurrahman Ginting

Metode pembelajaran dapat diartikan cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumberdaya terkait lainnya agar terjadi proses pembelajaran pada diri pembelajar.

3. Geriach Ely

Metode pembelajaran adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu, yang meliputi sifat, lingkup dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa. (dalam buku strategi dalam proses belajar)

4. Sobri Sutikno

metode pembelajaran adalah cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada murid agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.

5. Nana sudjana (2005 : 76)

Metode pembelajaran adalah, “Metode pembelajaran ialah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran”

Nah itulah beberapa pendapat dari para ahli tentang definisi metode pembelajaran. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan ciri-ciri dari metode pembelajaran. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bersifat fleksibel, luwes dan memiliki daya yang sesuai dengan materi dan watak murid.
  2. Bersifat fungsional
  3. Tidak merupakan redukasi materi, akan tetapi justru malah mengembangkan materi.
  4. Mampu memberikan posisi yang terbaik bagi seorang guru dalam proses pembelajaran.
  5. Memberikan kesempatan kepada murid secara bebas untuk menyatakan pendapatnya.

Perbedaan Metode dengan Model Pembelajaran

Metode Pembelajaran dapat kita simpulkan sebagai cara mengajar secara umum yang digunakan pada semua mata pelajaran, misal dengan ceramah, diskusi, kelompok, tanya jawab, dan sebagainya.

Sermentara model pembelajaran berdasarkan ( Didang : 2005) adalah suatu desain yang menggambarkan proses rincian dan penciptaan situasi lingkungan yang memungkinkan siswa berinteraksi sehingga terjadi perubahan atau perkembangan pada diri siswa.

Dengan kata lain, model pembelajaran ini bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal hingga akhir yang disajikan secara khas atau bungkus dari penerapan yang meliputi pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Di dunia ini ada berbagai macam metode pembelajaran yang sering digunakan dalam proses pembelajaran.  Berbagai metode ini digunakan agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dari proses belajar mengajar tersebut dapat tercapai dengan baik.

Pada umumnya setiap metode pembelajaran memiliki kekurangan dan kelebihan, sehingga para pendidik bisa menyesuaikan mana metode yang cocok dengan keadaan murid.

Beberapa macam metode pembelajaran, antara lain adalah sebagai berikut.

1.Metode Diskusi

metode pembelajaran diskusiMetode yang satu ini merupakan metode yang mengutamakan diskusi yang dilakukan oleh para siswa. Diskusi yang dilakukan demi memecahkan sebuah masalah atau kasus. Biasanya guru akan menyuruh muridnya untuk membentuk suatu kelompok diskusi.

Kelebihan metode ini akan mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis, mampu menyampaikan pendapat dan meningkatkan rasa toleransi dan menghargai pendapat orang lain.

Akan tetapi metode ini sering kali didominasi oleh anak-anak yang suka berbicara saja. Tema diskusi pun terbatas dan tidak cocok untuk kelompok besar.

2. Metode Ceramah

metode pembelajaran ceramahMetode ini adalah metode konvensional dimana cara penyampaian informasi hanya dilakukan secara lisan oleh pendidik kepada siswanya. Metode ini sering kali dilakukan di pesantren-pesantren salaf dimana kyai ceramah dan santrinya mendengarkan.

Kelebihan metode ini pendidik dapat menguasai kelas secara penuh. Proses belajar mengajar lebih mudah dilakukan dan banyak diikuti banyak siswa. Selain itu metode ini juga bisa mendorong siswa untuk melatih fokusnya.

Sementara kekurangannya adalah siswa cenderung pasif karena hanya mendengarkan pendidik. Sebagian besar siswa juga sering merasa bosan.

3. Metode Ceramah Plus

ceramah plusMetode ini tidak jauh berbeda dengan metode ceramah, hanya saja pada metode ini ada beberapa penambahan secara teknis dalam penyampaian materi. Misalnya :

  • Metode ceramah plus tanya jawab interaktif
  • Metode ceramah plus diskusi dan pembagian tugas
  • Metode ceramah plus demonstrasi

4. Metode Demonstrasi

metode pembelajaran demonstrasiMetode pengajaran yang dilakukan dalam bentuk praktikum. Sehingga para siswa akan bisa melihat secara langsung bagaimana teori yang telah diajarkan secara langsung. Metode ini lebih menarik dan tidak membosankan sehingga banyak disukai oleh para  siswa.

Kelebihan menggunakan metode ini yakni informasi lebih mudah dipahami karena melalui praktik langsung. Kesalahan pengertian juga dapat diminimalisir karena adanya bukti yang konkret.

Namun sayangnya tidak semua materi pelajaran dapat didemonstrasikan. Pendidik pada metode ini juga dituntut orang yang sangat paham betul akan materi.

5. Metode Resitasi

metode pembelajaran resitasiMetode pembelajaran resitasi merupakan metode yang mengharuskan siswanya untuk merangkum atas apa yang disampaikan oleh pengajar. Resume tersebut biasanya ditulis secara manual pada kertas dengan memakai kata-kata sendiri.

Kelebihan yang dimiliki oleh metode resitasi ini adalah mendorong untuk mendengarkan materi yang disampaikan secara seksama, mendorong siswa lebih bertanggung jawab dan kreatif. Sehingga siswa cenderung lebih cepat mengingat materi pelajaran yang disampaikan.

Namun sayangnya bagi siswa yang malas sering kali hanya mencontek catatan temannya tanpa melakukan resume sendiri. Pada metode ini juga sulit untuk mengevaluasi apakah siswa benar-benar memahami resume yang telah dibuat.

6. Metode eksperimen

model pembelajran experimenMacam-macam metode pembelajaran  selanjutnya adalah  metode eksperimen. Metode ini hampir sama dengan metode pembelajaran demonstrasi. Akan tetapi kali ini percobaan atau eksperimen dilakukan oleh para murid secara langsung dengan kegiatan pratikum atau percobaan lab.

Kelebihan dari metode ini adalah mendorong siswa untuk mengembangkan diri lewat percobaan yang dilakukan apapun hasilnya. Selain itu juga akan menumbuhkan siswa untuk berpikir kritis dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Sayangnya tidak semua ilmu pengetahuan bisa dilakukan eksperimen dah waktu yang sangat terbatas. Selain itu diperlukan adanya kelengkapan alat.

7. Metode Perancangan

model pembelajaran perancanganMetode pembelajaran perancangan biasanya digunakan ketika akan membuat suatu proyek tertentu yang nantinya akan dilakukan penelitian.

Kelebihan dari metode ini adalah mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis dan mandiri karena dapat memecahkan masalahnya sendiri. Selain itu dengan metode ini juga melatih kemampuan siswa untuk mampu mengintegrasikan antara sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.

Namun sayangnya kelemahan metode ini adalah seringkali membutuhkan sumber daya dan fasilitas yang cukup besar.  Dibutuhkan tenaga yang benar-benar khusus dalam merancanakan dan melaksanakan kegiatan.

8. Metode Latihan

Metode Latihan atau yang juga dikenal dengan metode pengajaran training adalah metode pengajaran yang dilakukan dengan cara melatih ketrampilan yang dimiliki oleh para siswa. Biasanya dimulai dari tahapan merancang, membuat hingga menerapkan pemanfaatannya.

Dengan memakai metode pengajaran ini akan melatih kecakapan kognitif dan motorik siswa, melatih siswa menjadi lebih kreatif dan juga fokus.

Akan tetapi dalam metode ini untuk siswa yang tidak memiliki minat belajar yang tinggi akan merasa sulit beradaptasi. Selain itu juga membuat siswa merasa cepat bosan. Metode ini juga memungkinkan bisa menghambat bakal lain yang terdapat dalam diri siswa.

9. Metode Karya Wisata

model karya wisataDari banyaknya macam-macam metode pembelajaran, metode yang satu ini adalah yang paling disenangi oleh para siswa yaitu metode karya wisata. Metode ini mengajak para siswa untuk berkunjung ke tempat-tempat baru dan menggali ilmu dari alam.

Metode ini lebih menyenangkan dan menarik. Dengan interaksi langsung dengan lingkungan alam akan merangsang siswa untuk lebih kreatif dalam berpikir dan menyampaikan pendapat.

Namun metode harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan kegiatan harus dipersiapkan dengan matang. Faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan yang besar. Kekurangan lain dari metode ini yakni banyak siswa yang cenderung mengutamakan tujuan rekreasi dibanding pembelajaran.

10. Metode Debat

model debateMetode pembelajaran yang satu ini biasanya dibuat dua kelompok dimana masing-masing saling beradu argumen tentang bagaimana cara menyelesaikan sesuatu masalah. Biasa dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.

Dengan penerapan metode ini dapat melatih kerjasama dan kelompok para siswa. Para siswa juga terbiasa untuk menyampaikan dan mempertahankan argumentasinya. Dengan beragumen, dapat mengembangkan rasa percaya diri siswa.

Akan tetapi sayangnya metode ini terkadang tidak mampu menyelesaikan  masalah yang dihadapi. Banyaknya argumen yang disampaikan dengan tidak memiliki solusi dan intisari yang hanya berisi sanggahan sehingga tidak ada penyelesaiannya.

11. Metode Skrip kooperatif

Metode yang menuntut siswa untuk bisa menyampaikan intisari materi pelajaran secara lisan. Kemudian pada akhir pembelajaran biasanya guru akan memberikan kesimpulan dari apa yang disampaikan.

Kelebihan metode ini adalah menuntut siswa untuk lebih fokus dan percaya diri. Selain itu, siswa juga terbiasa mendengarkan, menyimpulkan dan menyampaikan intisari dan materi. Disini siswa juga lebih aktif berpartisipasi secara keseluruhan.

Kekurangan metode ini hanya bisa diterapkan pada beberapa bidang tertentu. Selain itu, hanya bisa dilakukan dengan dua grup dan dua orang berpasangan.

  1. Metode Mind Maping

model mind mapingMetode ini menerapkan cara berpikir yang runtut terhadap suatu permasalahan. Dari bagaimana terjadinya masalah hingga penyelesaiannya. Dengan metode ini, siswa akan mampu mengembangkan daya analisis dan berpikir secara kritis sehingga memahami masalah dari awal hingga akhir.

Kelebihan metode ini antara lain diyakini lebih efektif dan efisien. Terciptanya ide-ide baru yang digambarkan dengan diagram. Selain itu alur berpikir siswa juga lebih efektif yang bermanfaat bagi kehidupan.

Sementara sisi negatif dari metode ini diperlukan pengetahuan dengan banyak membaca sebelum membuat mapping. Tidak semua siswa dapat berperan dalam kegiatan. Beberapa informasi yang detail juga akan hilang dari mapping.

  1. Metode Inquiry

Metode pembelajaran ini dapat mendorong siswa untuk menyadari apa saja yang telah mereka dapatkan selama belajar. Metode ini juga memperhatikan intelektual dan mendorong siswa untuk memahami bahwa apa yang telah dipelajari adalah suatu hal yang berharga.

  1. Metode Discovery

Metode ini bertujuan dengan mengembangkan kemampuan siswa menjadi lebih aktif, mandiri dan memiliki pemahaman yang lebih baik. Dengan metode ini, siswa mencari jawaban terhadap pertanyaannya sendiri sehingga mengingatnya lebih baik.

Kelebihan untuk metode ini yakni meningkatkan kemampuan kognitif siswa sehingga siswa dapat berpikir luas dan mandiri. Melalui penemuan yang didapatkan, dapat mengembangkan motivasi dan rasa percaya diri.

Namun metode ini hanya cocok untuk kelas yang kecil. Siswa juga cenderung memperdulikan penemuannya dibanding memperhatikan ketrampilan dan sikap.

  1. Metode Berbagi Peran

Metode ini dilaksanakan bantuan atas partisipasi siswa. Setiap siswa wajib memerankan suatu karakter dalam situasi tertentu. Metode ini dapat melatih kemampuan komunikasi siswa dalam berinteraksi dengan orang lain.

Metode ini memiliki kelebihan yang dapat membuat para siswa mempraktikkan materi secara langsung. Selain itu rasa percaya diri siswa terlatih dengan memerankan di depan kelas. Siswa juga lebih cepat memahami materi pelajaran.

Sayangnya, beberapa siswa tidak terlalu menyukai dengan metode ini. Siswa yang memilliki karakter introvert juga cenderung sulit mengikuti metode ini.

Fungsi Metode Belajar

fungsi metode belajar

  1. Alat Motivasi Ekstrinsik

Motivasi atau dorongan sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Dengan penerapan metode belajar yang tepat dapat berfungsi sebagai alat motivasi dari luar (ekstrinsik) kepada siswa. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan rasa senang dan siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik.

  1. Strategi Pembelajaran

Dalam sebuah kelas tentu setiap siswa memiliki daya tangkap yang tidak sama. Kemampuan intelegensi yang dimiliki tiap siswa ini akan sangat mempengaruhi kemampuan mereka dalam memahami setiap materi yang diajarkan.

Untuk itu dengan menerapkan metode pembelajaran tertentu yang tepat, akan membuat setiap siswa tak terkecuali dapat menyerap ilmu yang disampaikan dengan baik. Dalam hal ini, setiap pendidik musti memahami metode dan karakter setiap siswa.

  1. Alat Mencapai Tujuan

Metode pembelajaran berfungsi sebagai fasilitas pendidikan dalam penyampaian materi kepada siswa. Penyampaian materi tanpa memperhatikan metode belajar tidak akan berjalan maksimal dan efektif. Tujuan pembelajaranpun akan sulit tercapai.

Tujuan Metode Pembelajaran

Secara umum tujuan pembelajaran adalah membantu mengembangkan kemampuan siswa secara individu sehingga mampu menyelesaikan masalahnya.

  1. Membantu siswa dalam meningkatkan kemampuannya untuk mengatasi setiap permasalahan dengan terobosan solusi alternatif.
  2. Membantu proses kegiatan belajar sehingga pelaksanaan belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan baik.
  3. Membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan disiplin suatu ilmu.
  4. Memberikan proses pembelajaran yang mudah dengan hasil yang optimal sehingga tujuan pembelajaran tercapai
  5. Memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan motivasi sehingga materi pembelajaran mudah dimengerti.

Nah itulah beberapa metode pembelajaran yang bisa dilakukan atau diterapkan di Indonesia maupun di seluruh dunia. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Karena tidak semua ilmu pengetahuan hanya cocok dengan satu metode saja. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.