Keindahan Gunung Bromo yang Tak Terlupakan

Gunung Bromo, salah satu gunung yang menjadi tempat wisata paling tersohor  di Provinsi Jawa Timur. Gunung ini populer dengan panorama matahari terbit yang indah. Gunung ini berada di ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut. Gunung Bromo berlokasi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dan termasuk bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Akhirnya saya mempunyai kesempatan untuk menikmati betapa megahnya gunung ini diciptakan. Kunjungan pertengahan tahun 2018 lalu itu menjadi petualangan yang tidak bisa saya lupakan.

Persiapan

Untuk pergi menuju Gunung Bromo saya bersama sahabat – sahabat berembug tentang hari yang tepat untuk berangkat. Kami cari – cari travel dan tour paket Gunung Bromo via internet.

Setelah nego, nego dan nego yang cukup alot, terjadi kesepakan antara kami dan pihak tour. Dengan biaya 2 juta kami sudah mendapatkan pelayanan PP,biaya wisata,  biaya Jeep, dan ada bonus mampir ke pusat oleh – oleh serta beberapa snack. Jadi , kami hanya terima bersih dan menikmati perjalanan.

Perjalanan

di dalam mobil

by pexels.com

Jaket dan Sepatu adalah benda penting yang tidak boleh ketinggalan. Obat – obatan juga tidak kami abaikan ( kayak mau kemana aja ). Kalau masalah makanan , sudah seperti mau jualan ( buanyak seperti takut kelaparanya aja ).

Dengan 6 teman lainnya, saya berkumpul di sebuah tempat yang sudah kami sepakati, menunggu pihak travel datang. Tak lama mobil Innova beserta driver menjemput kami . Dari Kediri kami berangkat sekitar pukul 9 malam.

Rasa semangat yang lebih tinggi membuat kami tak langsung memejamkan mata. Ditengah perjalanan kami hadirkan guyonan – guyonan dengan driver.

Waktu malam yang sudah berlarut kami terbangun. Driver memberhentikan mobil. Di sebuah warung dipinggir jalan kami mampir, mengikuti driver yang sudah terlebih dahulu meneguk segelas kopi.

Dengan semangat , perjalanan kami lanjutkan.  Kami tertidur dengan pulas karena rasa kantuk yang tak tertahankan.

Pos Tiket

Sekitar jam setengah 3 pagi kami sampai disebuah tempat , yang letaknya dekat dengan tiket. Tempat ini terdapat banyak sekali jeep – jeep  yang terparkir. Tak lama kemudian, driver meminta kami agar cepat bersiap – siap karna jeep ternyata sudah di dekat kami.

Disebuah toilet umum kami bersiap – siap dengan segala semua keperluan.  Baju, jaket ataupun sepatu pun kami kenakan. Semua barang tidak bisa kami bawa naik, hanya tas kecil yang berisi snack dan obat – obatan.

Saat akan naik jeep, kami diserbu pedagang yang menawarkan syal, penutup kepala, sarung tangan, dan sebagainya. Kami pun membeli beberapa syal setelah berhasil menawar dengan harga 10.000 ribuah per satu syal.

Jam 3 pagi kami berangkat menggunakan jeep naik menuju Penanjakkan. Medan jalan ini bisa dibilang sangat ekstrem. Dengan kecepatan jeep yang cepat, perut saya terasa dikocok.  Obat dan permen yang kami bawa tidak sia – sia, dapat membantu rasa mual ini.

Sekitar setengah jam kami sampai di tempat  jeep kami parkir. Nah, jadi di sini tidak ada tempat khusus parkir, sehingga semua jeep diparkirkan dipinggir jalan. Bisa dibayangkan , siapa yang berangkat terlebih dahulu akan mendapatkan parkir yang lebih dekat.

Jalan masih cukup jauh sekitar 1 km dan kami masih bingung akan lokasi , terpaksa kami naik ojek yang sudah membujuk dari tadi.

Penanjakkan Bromo

sunrise gunung bromo

by unsplash.com

Akhirnya kami sampai di pintu masuk. Disini kami harus berjalan sekitar 500 meter lah. Disetiap pinggir jalan terdapat banyak pedagang. Ada gorengan, minuman hangat , souvenir , dll.

Sampailah kami di Pos Penanjakkan. Ditempat ini banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri yang sudah mendapatkan posisi ditempat duduk yang disediakan untuk menyaksikan langsung Sunrise Bromo.

Di musholla yang tidak jauh dari Penanjakkan 1 kami melaksanakan kewajiban. Dinginnya suhu dan air menusuk tulang. Tangan saya terasa kaku , bahkan keluar asap putih ketika kami membuka mulut.  Suhu  udara di Penanjakkan Gunung Bromo sekitar 5 derajad Celcius kala itu. Beruntung kami tadi membeli syal.

Di puncak penanjakkan kami dengan ribuan wisatawan lain menunggu akan terbitnya matahari.

penanjakkan gunung bromo

by pixabay.com

Perlahan – lahan timbul semburat kuning , semua wisatawan dengan hikmat menatapnya. Sang fajar dengan malu – malu mulai terlihat dengan biasan jingga di sekelilingnya. Ribuan orang sudah menyiapkan kamera.

Langit mulai memerah dan matahari terlihat  menampakkan diri. Langit yang semakin terang , pelan – pelan memperlihatkan bentuk di seberang jurang.

Dari eksotisnya siluet pemandangan , lalu sinar surya menembus jajaran pegunungan dan menampakkan bentangan panorama yang memukau. Kabut turut serta mempercantiknya.  Sungguh, betapa indahnya lukisan alam ciptaan – Nya.

Momen ini langsung kami abadikan meski  kami harus berbagi dengan banyaknya pengunjung.

sunrise gunung bromo

Padang Savana Bromo

Waktu terasa sangat cepat di sini. Kami bergegas melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bromo. Dengan berjalan kaki, kami mendatangi jeep dimana tempat parkir tadi, cukup jauh tapi tak masalah.

Jalan yang berkelok – kelok  dan bertebing menuruni perbukitan . Selama di perjalanan dari penanjakkan menuju Gunung Bromo, kami disuguhkan pemandangan yang tak kalah indah. Pemandangan di atas awan, awan yang mengelilingi tiga gunung yaitu Gunung Bathok, Gunung Semeru , dan Gunung  Bromo.

Akhirnya kami sampai di kaki Gunung Bromo. Kami disambut dengan megahnya gunung dan berjejeran yang dikelilingi bentangan lautan pasir. Lagi – lagi saya takjub dengan begitu agung dan indahnya alam ini.

Padang Savana Bromo mempersembahkan keindahan alam layaknya di Afrika. Padang savana memiliki bentuk hamparan padang yang berisi rumput – rumput kecil yang luas dan berada di  lembah sisi selatan Gunung Bromo.

padang savana gunung bromo

by bromomalang.com

Suasana di sini sangat sejuk, tenang dan nyaman. Beberapa jenis bunga yang indah menghiasi kawasan ini. Di lokasi ini  banyak ditemui fotografer dengan model – modelnya.

Kawah Gunung Bromo

Setelah kami puas menikmati Padang Savana, kami mendekati Gunung Bromo. Pada puncak Gunung Bromo anda dapat melihat kawah dengan jarak dekat. Selain itu, kalian juga dapat melihat landskap yang eksotis gunung – gunung sekitar dengan awan yang mengelilingi.

by travelingyuk.com

Dari tempat parkir jeep, kami harus berjalan kaki di atas lautan pasir yang membentang luas dan jauh. Itupun masih nyampai ke kaki gunung. Untuk sampai di kawah Gunung Bromo kami harus melewati anak tangga sebanyak 250 buah.

Sebenarnya  di sini kami bisa naik kuda yang ditawarkan oleh penduduk setempat. Namun kami harus merogoh  kocek lebih banyak.  Tarif menyewa kuda sekitar 100 ribu rupiah. Masker menjadi barang penting, karna banyaknya  pasir dan debu beterbangan.

Gunung BromoSayangnya salah satu teman kami ada yang kurang sehat untuk naik ke atas. Kami hanya menikmati suasana di bawah kaki Gunung Bromo. Terdapat beberapa penjual mie insan , makanan ringan dan minuman di sini. Fasilitas toilet juga ada, tetapi masih kurang terawat dan terbatas.

Pasir Berbisik Bromo

Pasir berbisik Gunung Bromo

by ragamtempatsatwa.com

Tempat terakhir yang kami kunjungi adalah Pasir Berbisik.  Pasir Berbisik merupakan lautan pasir yang membentang luas dan berada di atas ketinggian. Lautan pasir ini terbentang 10 km.

Ketika angin sedang berhembus di permukaan, pasir akan berterbangan dan menciptakan bunyi lirih seperti orang yang sedang berbisik. Bahkan angin dapat meniup permukaan pasir dan membuatnya terlihat ombak laut.

liburan gunung bromoAngin terasa sangat kencang di sini , pasirnya pun lembut dan indah. Kami tidak bisa menikmati pasir berbisik lama – lama, karena disiang hari cuaca cukup panas.

 

jeep di gunung bromo

by pesonabromotravel.blogspot

Pengalaman mengeksplorasi Gunung Bromo tidak bisa kami lupakan. Alam yang menakjubkan mengingatkan kami akan Maha Kebesaran-Nya. Rasa senang dan puaspun  tidak bisa kami jelaskan.