Pengertian Produktivitas, Faktor, Pengukuran dan Cara Peningkatannya

Pengertian Produktivitas– Produktivitas adalah suatu hal yang harus dimiliki oleh semua orang untuk memanfaatkan waktu dengan semaksimal mungkin. Dengan prokduktivitas yang maksimal maka akan meningkatkan kualitas hidup orang tersebut. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai bab produktivitas yang bisa membuat waktu anda terbayarkan, di  sini akan saya bahas secara lengkap dari pengertian produktivitas, pengukuran dan cara meningkatkan serta faktor yang mempengruhi produktivitas itu sendiri.

Dalam sebuah produktivitas manajemen waktu sangat harus dikerjakan dengan baik.

Pengertian Produktivitas

pengertian produktivitas

id.techinasia.com

Secara singkat pengertian produktivitas adalah sebagai berikut :

  1. Dimensi Individu

Produktivitas adalah sikap mental yang selalu memiliki pandangan bahwa hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Dalam dimensi individual, produktivitas berkaitan dengan karakteristik-karakteristik kepribadian setiap orang yang muncul dalam bentuk sikap mental dan dan keinginan atau upaya orang tersebut untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas hidupnya.

Untuk meraih kehidupan yang lebih produktif tentu tidak terjadi begitu saja hanya dengan angan-angan. Penting sekali untuk membiasakan hal-hal yang sekiranya berguna dan positif.

Membentuk pola kebiasaan tersebut juga membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk itu perlu dilakukan komitmen dan konsistensi untuk menjalankannya.

  1. Dimensi Organisasi
  • Secara Teknis

Produktivitas berarti sebagai perbandingan antara apa yang dihasilkan (output) dengan apa yang dimasukkan (input).

  • Secara Ekonomis

Produktivitas merupakan perolehan hasil yang dicapai (output) sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya.

Dari pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa produktivitas adalah suatu ukuran yang ditentukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas sumber daya yang dimiliki, serta dimanfaatkan guna mendapatkan hasil yang optimal.

Pada dasarnya istilah produktivitas sering digunakan dalam dunia pekerjaan atau kegiatan produksi, namun hal ini juga sangat berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.

Pengertian Produktivitas Kerja Menurut Para Ahli

  • Secara umum

Produktivitas kerja adalah suatu konsep universal yang menciptakan lebih banyak barang dan jasa bagi kehidupan manusia dengan menggunakan sumber daya yang terbatas.

  • Tarwaka, Bakri dan Sudiajeng 2004

Produktivitas kerja merupakan perncerminan dari tingkat efisiensi dan efektivitas kerja secara total dan menyeluruh.

  • Mulyono (2004:3)

Produktivitas kerja adalah hasil yang terdapat dari setiap proses produksi dengan menggunakan satu atau lebih faktor produksi.

  • (Cahyono, 1996:281)

Konsep produktivitas dikembangkan untuk mengukur besarnya kemampuan menghasilkan nilai tambah atas komponen masukan yang digunakan.

  • Nawawi (1990:90)

Produktivitas kerja adalah perbandingan terbaik antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber kerja yang digunakan (input).

Produktivitas Kerja

Produktivitas KerjaDewan Produktivitas Nasional Departemen Tenaga Kerja Republik Indonesia :

Produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan keseluruhan sumber yang digunakan (input).

Produktivitas memiliki dua dimensi. Dimensi pertama adalah efektivitas yang mengacu kepada pencapaian target yang berkaitan dengan kualitas, kuantitas dan waktu. Sedangkan yang kedua yaitu efisiensi yang berkaitan dengan upaya membandingkan input dengan realisasi penggunaanya atau bagaimana pekerjaan tersebut dilaksanakan.

  • (Gomes, 2000)

Konsep produktivitas sangat erat hubungannya dengan efisiensi dan efektivitas.

Efisiensi : suatu ukuran dalam membandingakan input yang direncanakan dengan input sebenarnya.

Efektivitas : suatu ukuran yang memberikan gambaran suatu target yang telah dicapai.

Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu tolak ukur perusahaan dalam mencapai visi dan misinya. Sumber daya manusia yang ada dalam suatu perusahaan tersebut merupakan elemen strategik dalam organisasi yang menentukan barang dan jasa yang dihasilkan.

Produktivitas kerja dikatakan tinggi bila hasil yang diperoleh lebih besar daripada sumber daya kerja yang digunakan. Sebaliknya produktivitas kerja rendah, bila hasil yang diperoleh lebih kecil dari sumber kerja yang digunakan.

Peningkatan produktivitas dapat ditinjau dalam 3 bentuk, yaitu :

  1. Peningkatan jumlah produksi dengan menggunakan sumber daya yang sama.
  2. Jumlah produksi yang meningkat atau stabil dengan menggunakan sumber daya yang lebih sedikit.
  3. Peningkatan jumlah produksi sangat besar diperoleh dengan penambahan sumber daya yang relatif kecil.

Teori yang mengulas mengenai produktivitas sangat banyak, namun makna pokok dari produktivitas kerja adalah kemampuan seorang tenaga kerja dalam menghasilkan suatu pekerjaan. Keadaan tersebut tercapai bila tenaga kerja tersebut mendapat perhatian yang besar dari pimpinan atas segala kebutuhannya.

Pengukuran dan Rumus Produktivitas Kerja

Pengukuran produktivitas kerja pada umumnya digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efisiensi dan efektivitas tenaga kerja dalam menghasilkan suatu hasil kerja dalam sebuah perusahaan.

Efektivitas dan efisiensi yang tinggi secara pasti akan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Bila efektivitas tinggi namun tingkat efisiensi rendah, hal ini mungkin karena biaya tinggi. Sementara bila efisiensi tinggi namun efektivitas rendah, hal ini berarti tidak mencapai target.

Tingkat produktivitas kerja dapat diukur dengan :

  1. Penggunaan Waktu

Produktivitas Kerja waktuPenggunaan waktu kerja yang digunakan tenaga kerja untuk menghasilkan sebuah output dan sebagai alat ukur produktivitas kerja meliputi :

  • Kecepatan waktu kerja
  • Penghematan waktu kerja
  • Kedisiplinan waktu kerja
  • Tingkat absensi
  1. Output yang dihasilkan
  • Semakin banyak output yang dihasilkan tenaga kerja maka produktivitas kerja semakin baik.
  • Banyaknya output yang dihasilkan harus diimbangi dengan kualitas barang produksi.

Produktivitas Kerja hasilPengukuran produktivitas kerja inilah yang sering digunakan sebagai media untuk menganalisa dan mengukur tingkat efisiensi produksi. Selain itu, juga digunakan untuk menentukan target pada produksi berikutnya dan menentukan upah tenaga kerja yang memproduksi barang tersebut.

Pengukuran produktivitas kerja bertujuan untuk :

  • Membandingkan pertambahan hasil produksi dari waktu ke waktu
  • Pertambahan pendapatan dari waktu ke waktu
  • Pertambahan kesempatan kerja dari waktu ke waktu
  • Membandingkan jumlah hasil sendiri dengan orang lain
  • Komponen prestasi sendiri dengan orang lain.

Produktivitas kerja dapat diukur menggunakan dua cara :

  1. Physical Productivity

Produktivitas secara kuantitatif seperti ukuran (size), berat, panjang banyaknya waktu dan banyaknya tenaga kerja.

  1. Value Productivity

Ukuran produktivitas dengan menggunakan nilai uang.

Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

  1. Pendidikan

Tingkat pendidikan dapat menentukan tingkat kecerdasan karyawan, meskipun tidak semua. Semakin tinggi pendidikan semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan tujuan yang lebih baik. Pendidikan berkaitan dengan produktivitas kerja staff dan karyawan.

  1. Kesehatan Jasmani dan Rohani

Karyawan yang selalu sehat dan prima pasti akan meningkatkan produktivitas kerja. Dalam hal ini, perusahan wajib menjamin dan memperhatikan selalu kesehatan semua karyawannya. Bisa dengan memberikan jam kerja yang teratur dan sesuai.

  1. Lingkungan Kerja

faktor yang mempengaruhi produktivitas kerjaLingkungan kerja yang baik, stabil dan kondusif berpengaruh besar dalam meningkatkan produktivitas dimana memberikan suasana kerja yang baik juga. Sementara lingkungan kerja dimana tempat kerja bersih pasti akan mempengaruhi karyawan untuk bekerja lebih giat.

  1. Faktor Manajerial

faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja 2Pemimpin memiliki peran penting untuk kegiatan produksi maupun manajemen sumber daya manusianya. Manajemen sumber daya manusia haruslah efektif, motivasi, mengarahkan, dan menggerakkan bawahannya agar dapat bekerja dengan lebih semangat dan bergairah.

  1. Penghasilan dan Jaminal Sosial

Semangat, motivasi dan kegairahan kerja para karyawan merupakan elemen penting untuk mencapai produktivitas yang tinggi.  Gaji yang memadai dan kebutuhan karyawan yang selalu diperhatikan dengan baik pasti secara sendirinya karyawan tersebut akan bekerja maksimal.

  1. Kesempatan Berprestasi

faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja 4Jenjang karir pada suatu perusahan akan membuat setiap karyawan bekerja dengan giat secara maksimal untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi.

  1. Motivasi

Pemimpin juga harus bisa memotivasi karyawannya yang baik dengan selalu membimbing dan melatih. Namun hal ini tidaklah mudah, karena setiap karyawan mempunyai latar belakang, pengalaman, harapan dan keinginan yang berbeda.

  1. Peralatan yang digunakan

faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja 3Bagaimana peralatan yang digunakan untuk memproduksi turut serta mempengaruhi produktivitas kerja. Peralatan yang kurang memadai maupun belum canggih pasti tidak akan bisa menghasilkan barang yang baik secara kuantitas ataupun kualitas.

Manfaat Meningkatkan Produktivitas

Perusahaan :

  • Memperkuat daya saing perusahaan, karena dapat memproduksi dengan biaya yang lebih rendah dengan kualitas produksi lebih baik.
  • Menunjang kelestarian dan pertumbuhan perusahaan.
  • Mendukung terwujudnya hubungan industrial yang lebih baik.
  • Mendorong terciptanya lapangan kerja.

Pemerintah :

  • Meningkatkan daya saing negara dalam perdagangan internasional yang bisa berpotensi menambah pendapatan negara.
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  • Sebagai alat bantu untuk membantu merumuskan kebijakan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan negara.

Manfaat untuk Individu :

  • Meningkatkan pendapatan dan jaminan sosial
  • Meningkatkan harkat dan martabat serta pengakuan potensi individu
  • Meningkatkan motivasi kerja dan keinginan untuk berprestasi

Cara Meningkatkan Produktivitas

Program-program peningkatan produktivitas kerja yang dapat diterapkan yaitu :

  1. Pemberian Insentif

cara meningkatkan produktivitasProgram peningkatan produktivitas kerja dengan pemberian tunjangan kepada para pegawai yang memiliki prestasi kerja tinggi.

  1. Kepuasan Kerja

Peningkatan kepuasan kerja merupakan hal kompleks. Dapat dilakukan dengan penyusunan kembali yang berhubungan dengan penggandaan pekerjaan dan perluasan tenaga kerja.

  1. Pengawasan Melekat

Pengawasan melekat terdiri dari : pengawasan secara langsung  dan sistem pengendalian manajemen. Guna meningkatkan produktivitas kerja pegawai, maka pengawasan atasan langsung dan sistem pengendalian manajemen harus dapat dilaksanakan secara insentif pada sebuah perusahaan.

Hal  ini dilakukan agar terciptanya kelancaran kegiatan organisasi sehingga dapat mencapai hasil yang telah direncanakan, namun apabila terjadi penyimpangan, amaka akan segera diketahui untuk ditindak lanjuti perbaikan.

 

Demikianlah pembahasan mengenai produktivitas secara detail dan lengkap. Semoga bermanfaat..

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.