Pengertian dan Macam Macam Strategi Pembelajaran

Selain model maupun metode pembelajaran, istilah strategi pembelajaran juga sangat erat hubungannya dengan dunia pendidikan.  Namun tahukah Anda mengapa strategi pembelajaran sangat penting ? Simak pemaparan lengkap dari pengertian hingga macam-macam strategi pembelajaran di artikel ini.

Strategi Pembelajaran

Banyak ahli telah menyatakan pendapat yang berbeda-beda tentang strategi pembelajaran. Namun secara umum strategi belajar adalah sebuah perencanaan yang didalamnya memuat rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Strategi belajar memiliki banyak kegunaan dan manfaat yakni memenuhi kebutuhan siswa mengenai cara belajar dengan lebih baik. Serta dapat membantu guru dalam kegiatan belajarnya.

Sehingga strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai rencana kegiatan yang didalamnya menerapkan metode dan memanfaatkan berbagai sumber daya. Strategi pembelajaran ini meliputi pendekatan, model, metode dan juga teknik pembelajaran.

Pengertian Strategi Pembelajaran Menurut Para Ahli

pengertian strategi pembelajaran

1.Gerlach dan Ely (1990)

Strategi merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Selanjutnya mereka menjabarkan bahwa strategi dalam pembelajaran dimaksudkan meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik.

2. Noorhadi dan Wiryawan (1998)

Strategi belajar adalah pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Mereka menegaskan bahwa setiap tingkah laku yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik dalam kegiatan belajarnya harus dapat dipraktekkan.

3. Dick dan Carey dalam Sanjaya (2007)

Strategi dalam Pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

Strategi belajar bukan hanya sebatas pada prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik

4. Suparman (1997)

Strategi dalam pembelajaran merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran peserta didik, peralatan dan bahan, dan waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

5. Alim Sumarno (2011)

Strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang dipilih oleh pembelajar atau instruktur dalam proses pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan fasilitas kepada pebelajar menuju kepada tercapainya tujuan pembelajaran tertentu yang telah ditetapkan.

Macam-Macam Strategi Pembelajaran

Menurut Sanjaya pada tahun 2007 halaman 177 hingga 286 menjelaskan tentang macam-macam strategi pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang tenaga pendidik atau guru. Hal ini sebagai upaya untuk bisa mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Nah beberapa macam strategi dalam pembelajaran antara lain adalah sebagai berikut.

1.Strategi Inquiry

strategi pembelajaran ekspositoriProses pembelajaran dengan menggunakan strategi inquiry lebih menekankan proses pemberian informasi secara lisan. Pembelajaran yang satu ini biasanya akan memberikan kepercayaan diri kepada siswa dengan begitu akan menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam jiwa.

Kelebihan strategi belajar yang satu ini akan mendorong para siswa untuk bisa berpikir lebih kritis dan analitis yang mampu menemukan jawaban atas masalah atau kasus yang diajukan. Sasaran utama dari strategi ini adalah untuk membangkitkan semangat belajar siswa agar mengembangkan rasa ingin tahu yang tinggi.

Selain kelebihan, strategi pembelajaran inquiry juga memiliki kelemahan yakni strategi ini cenderung sulit dalam merencanakan pembelajaran karena terbentuk dengan kebiasaan siswa dalam belajar. Dalam penerapannya pun memerlukan waktu yang tidak singkat, sehingga terkadang guru sulit untuk menyesuaikan.

2. Strategi  Ekspositori

strategi pembelajaranStrategi ini merupakan salah satu strategi dari macam-macam strategi pembelajaran yang dilakukan di seluruh dunia. Strategi yang satu ini merupakan cara yang dilakukan oleh seorang guru dalam menyampaikan materi secara langsung.

Ciri-ciri dari strategi Eksposiroty yang satu ini adalah penyampaian materi yang dilakukan secara langsung oleh guru secara verbal kepada sekelompok siswa. Tujuan dari strategi ini adalah mampu mengulas materi secara penuh dan optimal. Penyampaian materi yang dilakukan secara  langsung akan lebih mudah dipahami.

Strategi ini sangatlah efektif bila materi pelajaran yang harus dikuasai anak didik cukup luas, namun hanya memiliki waktu yang terbatas. Keuntungan lain strategi ini adalah guru bisa mengatur urutan dan keluasan materi pembelajaran.

Dalam strategi ekspositori guru memegang peranan yang sangat penting dan dominan. Pendidik akan menyampaikan materi dalam sebuah bentuk yang disiapkan dengan rapi, sistematik, dan lengkap sehingga siswa hanya menyimak dan mencerna. Namun sayangnya terkadang strategi pembelajaran ini membuat siswa terasa membosankan.

3. Strategi  Berbasis Masalah

strategi berbasis masalahStrategi yang satu ini dilakukan oleh pendidik dengan cara memberikan kasus ilmiah  kepada para siswanya. Siswa dituntut untuk bisa menyelesaikan atau menemukan jawaban atas masalah tersebut. Para siswa diberikan wewenang penuh untuk bisa menyelesaikan masalah yang diberikan.

Kelebihan strategi ini adalah mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis dan bertanggung jawab. Selain itu dengan memakai strategi berbasis masalah yang satu ini akan mampu menciptakan suasana kelas yang lebih jujur dan terbuka. Dengan menyelesaikan masalah dianggap lebih menyenangkan dan disukai siswa.

Dilihat dari psikologi pembelajaran, model yang satu ini merupakan hasil dari asumsi bahwa belajar merupakan peningkatan tingkah laku yang didapatkan dari pengalaman yang dimiliki atau pengalaman adalah sebagai guru yang terbaik.

Sementara kekurangan dari strategi pembelajaran berbasis masalah adalah sebagian siswa yang tidak ada minat dan tidak yakin akan pemecahan masalah, mereka akan enggan untuk mencoba. Strategi ini juga membutuhkan waktu persiapan yang matang.

4. Strategi Kooperatif

strategi kooperatifGaya pembelajaran yang satu ini biasanya dilakukan secara berkelompok dengan melakukan rangkaian belajar dalam rangkai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Untuk bisa melakukan proses pembelajaran dengan strategi yang satu ini harus terdapat 4 unsur di dalamnya, yakni adanya peserta, aturan kelompok, upaya pembelajaran dan tujuan dari pembelajaran kelompok itu sendiri yang ingin dicapai.

Sistem pengelompokkan ini terdiri dari empat hingga enam orang yang memiliki latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras yang berbeda.

Biasanya pada akhir sesi, strategi belajar yang satu ini diakhiri dengan pemberian reward berdasarkan prestasi yang telah diraih. Hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan.

5. Strategi Peningkatan

strategi kemampuan berpikirSelanjutnya macam-macam strategi pembelajaran yang bisa Anda gunakan adalah strategi  peningkatan. Strategi yang satu ini atau yang lebih dikenal dengan SPPKB.

Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir adalah strategi yang memfokuskan kepada kemampuan berpikir siswa. Dalam strategi ini, penyampaian materi tidak disajikan begitu saja kepada siswa.

Siswa masih harus dibimbing untuk proses menemukan sendiri konsep yang harus dikuasai melalui proses dialogis secara terus menerus dengan memanfaatkan pengalaman siswa.

6. Strategi Konstektual

strategi 2Strategi belajar yang satu ini juga sering dikenal dengan istilah CTL yang merupakan kepanjangan dari Contextual teacher and Learning. Yaitu, merupakan model pembelajaran yang melibatkan sepenuhnya kehadiran para siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar tersebut.

Sasaran dari proses pembelajaran yang satu ini adalah siswa mendapatkan pengalaman secara langsung tentang materi yang disampaikan. Untuk bisa melaksanakan CTL setidaknya ada 3 unsur yang harus dipenuhi, yaitu mendorong siswa dapat menemukan materi, menekan siswa terlibat dalam menemukan materi, dan mendorong siswa untuk menerapkan materi dalam kehidupan nyata.

Ciri strategi pembelajaran konstektual adalah sebagai berikut:

  • Pemahaman pengetahuan (understanding knowledge)
  • Mempraktikkan pengetrahuan dan pengalaman tersebut (applying knowledge)
  • Melakukan Refleksi (Reflection Knowledge)
  • Pembelajaran merupakan proses pengaktifan pengetahuan yang sudah ada (activating knowledge)
  • Pembelajaran untuk memperoleh dan menambah pengetahuan baru (acquiring knowledge).

7. Strategi Afektif

strategi pembelajaran afektifYaitu, strategi pembelajaran yang tidak hanya bertujuan untuk bisa mencapai tujuan pembelajaran saja melainkan dapat melatih keterampilan afektif dan sikap. Hal ini menyangkut kesadaran seseorang untuk bisa menerapkan ilmu yang dimilikinya.

Dalam prakteknya, setidaknya terdapat 5 jenis model strategi pembelajaran afektif. Yakni, model pengembangan kognitif, model konsiderasi, model nondireksi, model pembentukan rasional dan tingkat teknik pengklasifikasian kognitif.

Nah itulah berbagai pengertian dan macam-macam strategi pembelajaran yang selama ini digunakan. Strategi pembelajaran ini diciptakan sebagai upaya untuk menggapai tujuan pembelajaran yang dicitakan. Dengan adanya berbagai macam model pembelajaran menjadikan proses belajar mengajar terasa lebih mengasyikkan dan tidak membosankan.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.