Penjelasan Teknik Analisis Data : Kuantitatif dan Kualitatif

Teknik analisis data adalah suatu proses analisis untuk penelitian ilmiah yang dilakukan dengan teknik-teknik tertentu. Didalam penelitian yang bersifat ilmiah harus dilakuakan dengan teliti, cermat dan hati-hati. Proses penelitian tidak cukup diselesaikan hanya dalam tempo waktu yang singkat, melainkan memerlukan waktu yang relatif lama. Dalam prosesnya juga ada prosedur dan tahapan yang harus diperhatikan.

Di artikel ini akan saya bagikan mengenai pengertian analisis data, teknik analisis data serta teknik analisis data kuantitaif dan kualitatif secara lengkap.

Pengertian Analisis Data

Teknik analisis data

satujam.com

Ada banyak pendapat para ahli mengenai definisi analisis data.

Menurut Patton :

Analisis Data adalah suatu proses mengatur urutan data, mengorganisasikan kedalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar.

Menurut Suprayogo :

Analisis data adalah rangkaian kegiatan penelaahan, pengelompokkan, sistemasi, penafsiran dan verifikasi data agar sebuah fenomena memiliki nilai sosial, akademis, dan ilmiah.

Sehingga dapat disimpulkan apa yang disebut mengenai analisis data adalah tahapan dalam proses penelitian dengan tujuan menginvestasikan, mentransformasi, mengungkap pola-pola gejala sosial yang diteliti agar laporan penelitian dapat menunjukkan informasi, simpulan, dan menyediakan rekomendasi untuk pembuat kebijakan.

Analisis data dilakukan setelah data diperoleh dari sampel melalui instrumen yang sudah dipilih dan akan digunakan untuk menjawab masalah dalam penelitian atau untuk menguji hipotesa yang diajukan melalui penyajian data. Semua data yang terkumpul tersebut perlu diolah dan dianalisis agar dapat memecahkan masalah penelitian. Menganalisis data merupakan sebuah langkah yang sangat kritis dalam penelitian.

Fungsi Analisis Data

Ada beberapa fungsi kegiatan analisis data bagi  sebuah penelitian, antara lain :

  1. Mendapatkan hasil pengukuran yang jelas dan akurat.
  2. Proses identifikasi lebih terpercaya.
  3. Memungkinkan untuk melakukan sebuah identifikasi pada hal-hal yang penting.
  4. Dapat diamati secara visual sehingga membantu dalam mengambil keputusan secara tepat dan cepat.
  5. Dalam kegiatan bisnis, analisis data bisa membantu proses identifikasi masalah yang membutuhkan tindakan atau keputusan.

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data 2Pengertian Teknik Analisis Data menurut Para Ahli

Menurut Komaruddin :

Teknik analisis data adalah suatu kegiatan berfikir untuk menguraikan sesuatu keseluruhan untuk dijadikan menjadi komponen sehingga bisa lebih mengenal tanda-tanda komponen, hubungan antara satu dengan yang lain dan juga fungsi masing-masing didalam satu keseluruhan yang telah terpadu.

Menurut Sugiyono :

Pengertian teknik analisis data adalah proses penelitian yang sangat sukar dikerjakan, hal ini lantaran membutuhkan kerja keras, fikiran yang kreatif, dan kemampuan pengetahuan yang tinggi. Dalam pandangannya, teknik analisis data tidak bisa disamakan antara satu penelitian dengan penelitian yang lainnya, terutama mengenai metode yang dipergunakan.

Menurut Moleong :

Teknik analisis data adalah kegiatan analisis-analisis dalam penelitian yang dilakukan dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari instrumen penelitian yang terdiri dari catatan, rekaman, dokumen, tes dan sebagainya.

Pengertian secara umum

Dari berbagai definisi para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian teknik analisis data secara umum adalah proses penelaahan dalam penelitian yang dilakukan untuk memfiltrasi hasil data yang didapatkan dari instrumen penelitian.

Selain itu teknik analisis data disebut juga dengan proses pengolahan data yang dilakukan untuk pembuktian dan penyajian data menjadi informasi yang akurat. Proses pengolahan data terkadang dianggap sangat sulit oleh sebagian orang.

Dalam penelitian ilmiah, terdapat 2 teknik penelitian yaitu : teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif.

Teknik Analisis Data Kuantitatif

teknik analisis data kuantitatifTeknik analisis data kuantitatif adalah suatu kegiatan sesudah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif adalah menggunakan statistik. Seiring dengan perkembangan zaman, teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif dapat dikerjakan menggunakan software khusus untuk analisis data yang bernama SPSS ( Statistical product and service solution).

Di dalam analisis data untuk penelitian sendiri terdapat dua jenis statistik, yaitu : statistik deskriptif dan statistik inferensial.

  1. Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif merupakan statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Statistik deskriptif dapat digunakan apabila peneliti hanya ingin mendeskripsikan data sampel dan tidak ingin membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi dimana sampel diambil.

Statistsik deskriptif mencakup penyajian data melalui table, bagan, grafik, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median, mean, perhitungan desil, persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, perhitungan prosentase.

Fungsi statistik deskriptif yaitu mengklasifikasikan suatu data variabel berdasarkan kelompoknya masing-masing dari semula belum teratur menjadi mudah diinterpretasikan oleh orang yang membutuhkan informasi tentang keadaan variabel tersebut. Selain itu statistik deskriptif juga berfungsi menyajikan sebuah informasi sedemikian rupa, sehingga data yang dihasilkan dari penelitian dapat dimanfaatkan oleh orang lain yang membutuhkan.

Analisi statistic deskriptif dapat dibedakan menjadi : (1) analisis potret data (frekuansi dan presentasi), (2) analisis kecenderungan sentral data (nilai rata-rata, median, dan modus) serta (3) analisis variasi nilai (kisaran dan simpangan baku atau varian).

  1. Statistik Inferensial

Statistik inferensial adalah suatu statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik Inferensial sangat cocok digunakan bila sampel diambil dari populasi yang jelas dan teknik pengambilan sampel dari populasi tersebut dilakukan  secara random. Statistik ini juga dinamakan statistik probabilitas karena kesimpulan yang dilberlakukan untuk populasi berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probability).

Statistic inferensial adalah teknik pengolahan data yang memungkinkan peneliti untuk menarik kesimpulan, berdasarkan hasil penelitiannya pada sejumlah sampel, terhadap suatu populasi yang lebih besar. Kesimpulan yang diharapkan dapat dibuat biasanya dinyatakan dalam suatu hipotesis. Oleh karena itu, analisis statistik inferensial juga bisa disebut sebagai analisis uji hipotesis.

Inferensi yang sering dibuat oleh peneliti pendidikan dan ilmu sosial pada umumnya berhubungan dengan upaya untuk melihat perbedaan (beda nilai tengah) dan korelasi, baik antara dua variabel independent maupun antara beberapa variabel sekaligus. Kemudian selisih nilai tengah ataupun nilai koefisien (correlation coeficient) yang dihasilkan diuji secara statistik.

Statistik inferensial dibagi menjadi statistik parametris dan nonparametris. Statistik parametris digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik, atau menguji ukuran populasi melalui data-data sampel . Dalam statistik pengujian parameter melalui statistik atau data sampel tersebut dinamakan uji hipotesis statistik.

Teknik Analisis Data Kualitatif

teknik analisis data kualitatif

dreamstime.com

Teknik analisis data kualitatif secara prinsipal maupun prosedur berbeda dengan teknik analisis data kuantitatif. Proses pengumpulan data kualitatif yang umumnya mengutamakan pada wawancara dan observasi partisipasi patoris membuat analisis datanya berupa analisis tekstual dari hasil transkrip atau catatan lapangan yang tidak terstruktur.

Menurut Bogdan dan Biklen, analisis data kualitatif dapat dilakukan dengan cara mengorganisasi data, memilihnya menjadi satuan yang dapat dianalisis, menemukan hal penting, dan memutuskan bagian yang akan disampaikan kepada orang lain.

Berbeda dengan riset kuantitatif yang data mentahnya sudah siap untuk dianalisis, teknik analisis data kualitatif cenderung menggunakan data yang belum siap diolah. Oleh karena itu, proses sistematis dalam pengolahan data perlu dilakukan. Proses pengolahan data diawali dengan pembuatan catatan lapangan. Tahap selanjutnya menganalisa data yang telah dibuat dalam catatan lapangan.

Tahapan proses teknik analisis data kualitatif

  1. Mencatat semua hal yang berkaitan dengan catatan lapangan.
  2. Mengumpulkan, memilah, mengklasifikasikan dan membuat ikhtisar seta membuat indeks.
  3. Menganalisa data dengan menggali hubungan dan pola antardata.

Tahapan analisis data menurut Janice McDurry  :

  1. Membaca dan mempelajari data, termasuk di dalamnya menandai kata-kata kunci serta gagasan yang ada dalam data.
  2. Mempelajari kata kunci dan menemukan tema dan data yang telah terkumpul.
  3. Menuliskan tema atau model yang telah ditemukan.
  4. Membuat koding untuk data tersebut.

Pada dasarnya model analisis dalam penelitian kualitatif meliputi empat komponen, yaitu :

  1. Pengumpulan data

Pada tahap ini, peneliti harus mengumpulkan seluruh catatan lapangan yang dibuat berdasarkan wawancara dan pengamatan yang telah dilakukan.

  1. Reduksi dan kategonisasi data (Reduction)

Pada tahap ini dilakukan proses penyederhanaan dan pengkategorian semua data.

  1. Display data

Untuk tahap ini menyajikan data hasil reduksi dan kategorisasi dalam matriks berdasarkan kriteria tertentu.

  1. Verifikasi data atau Penarikan kesimpulan

Apabila pada hasil display data menunjukkan bahwa data yang diperoleh telah cukup dan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan,maka dimulailah penarikan kesimpulan menggunakan teori dan hasil data di lapangan.

Dapat disimpulkan dalam mengolah data kualitatif, seorang peneliti harus memiliki kemampuan mengumpulkan data, kreativitas, kepekaan mengorganisasi data secara lengkap, kemampuan untuk menelaah masalah secara mendalam, menafsirkan data secara logis dan mengungkapkan dalam kalimat yang konsisten serta sistematis.

Teknik Analisis Data Secara Umum

1.Pengolahan Data

Teknik analisis data 4Semua data yang telah terkumpul di dalam tahap pengumpulan data, perlu ditindak lanjuti untuk diolah terlebih dahulu. Pengolahan data di sini bertujuan untuk lebih menyederhanakan semua data yang terkumpul dan menyajikannya dalam susunan yang baik dan rapi kemudian dianalisis.

Tahapan dalam pengolahan data adalah:

a. Pemeriksaan Data (Editing)

Pada tahap ini dilakukan pengerjaan seluruh daftar pertanyaan yang dikembalikan responden. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Kesesuaian jawaban responden dengan semua pertanyaaan yang diajukan.
  • Kelengkapan pengisian semua daftar pertanyaan .
  • Konsistensi jawaban responden.
  • Penyunting tidak boleh mengganti atau menafsirkan jawaban responden.

b. Pembuatan Kode (Coding)

Pengkodean dilakukan dengan cara memberikan simbol/tanda berupa angka terhadap semua jawaban responden yang telah diiterima. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan jawaban dari responden.

Misalnya: 1 untuk jawaban ya/setuju dan kode 0 untuk tidak setuju, atau ditambah kode 99 untuk jawaban yang kosong (responden tidak menjawab). Seluruh kode yang telah ditentukan ditulis dalam sebuah buku kode. Buku kode ini selain diperlukan dalam pengkodean, juga digunakan untuk pedoman untuk analisis data dan penulisan laporan.

c. Memasukkan Data (Tabulating)

Tahap tabulasi ialah menyusun dan menghitung data hasil pengkodean, untuk kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Cara tabulasi sendiri ada dua macam:

  • Tabulasi manual: semua kegiatan dari perhitungan sampai penyajian tabel, dilakukan dengan tangan.
  • Tabulasi mekanik: Pelaksanaan dengan cara ini dibantu dengan peralatan tertentu, seperti komputer. Semua kegiatan dilakukan dengan bantuan alat yang telah dipilih.

2. Analisis Data

analisis data

imarticus.org

Tahap selanjutnya adalah analisis data. Tujuan dari analisis data ini adalah untuk menyederhanakan dan memudahkan data untuk ditafsirkan. Apabila semua datanya telah terkumpul, maka diklasifikasikan dalam dua kelompok, yaitu data kuantitatif yang berbentuk angka-angka dan data kualitatif yang dinyatakan dalam kata-kata atau simbol.

3. Penafsiran Hasil Analisis

analisis data 2

myeducationrepublic.com

Penafsiran hasil analisis ini bertujuan untuk menarik kesimpulan penelitian yang telah dikerjakan. Penarikan kesimpulan ini dilakukan dengan cara membandingkan hipotesis yang telah dirumuskan dengan hasil analisis yang didapat. Akhirnya, peneliti  dapat manarik kesimpulan apakah menerima atau menolak hipotesis yang telah dirumuskan.

Dalam penafsiran sendiri, peneliti juga harus memeriksa kembali langkah-langkah yang telah dilaksanakan dalam penelitian. Pemeriksaan  ini berguna untuk melihat kesahihan /validitas hasil penafsiran. Apabila semua langkahnya sudah memang tepat, maka hasil penelitian dapat digunakan untuk pemecahan masalah praktis dalam penelitian tersebut. Jika terjadi sebaliknya,  maka hasil penelitian tidak dapat dijamin akan kesahihannya.