15 Contoh Tembang Kinanthi beserta Penjelasannya(LENGKAP)

Tembang macapat yang akan saya bahas pada artikel ini ialah tembang kinanthi. Tembang macapat kinanthi seperti halnya tembang macapat lainnya, memiliki arti yang sangat dalam dan luhur. Namun ada perbedaan dan keistimewaan dari tembang ini.

Apa keistimewaan yang ada pada tembang kinanthi ? Dan bagaimana dengan watak, aturan dan makna tembang kinanthi. Semua akan saya sajikan dengan super lengkap.

Berbagai contoh tembang kinanthi dengan beragam tema seperti tema  Agama, Pendidikan dan Kehidupan juga tertulis di artikel ini berikut dengan ulasannya.

Tembang Macapat Kinanthi

tembang macapat kinanthi

Sumber : islamidia.com

Tembang macapat kinanthi memberi gambaran seorang anak menuju usia dewasa. Dalam tembang ini, manusia memiliki otak yang berperan penting sebagai wadah menyimpan semua pengalaman manusia saat usia kecil yang akhirnya nanti akan dijadikan menjadi sebuah sikap.

Sikap inilah yang nantinya akan terbiasa dan menjadi sebuah karakter. Sehingga otak sebaiknya harus dibiasakan dengan hal positif dan baik yang mana nanti akan menciptakan karakter yang baik pula.

Bisa disimpulkan tembang kinanthi berisi sebuah bimbingan dan tuntunan yang dilakukan oleh orang tua kepada anak-anak.

Watak Tembang Kinanthi

watak tembang macapat kinanthi

Sumber : hidupnabiku.blogspot.com

Kinanthi memiliki arti yang sama dengan kata kanthi, gandheng, dan kanthil pada bahasa Jawa. Sehingga dalam segi karakter atau watak, tembang ini cenderung memberikan sebuah nuansa kebahagiaan, kasih sayang dan juga keteladanan hidup.

Lirik – lirik yang terdapat pada tembang ini sangat tepat digunakan untuk menyampaikan sebuah nasehat hidup, wejangan dan juga seputar kasih sayang atau ungkapan cinta.

Aturan Tembang Kinanthi

aturan tembang kinanthi

Sumber : goodnewsfromindonesia.com

  1. Memiliki Guru Gatra                 = 6

Artinya tembang macapat ini terdapat 6 baris atau larik kalimat pada setiap bait.

  1. Memiliki Guru Wilangan = 8, 8, 8, 8, 8, 8

Artinya baris pertama pada tembang ini terdiri dari 8 suku kata, baris kedua memiliki 8 suku kata, baris yang ketiga juga terdiri dari 8 suku kata, dan seterusnya untuk baris keempat sampai keenam.

  1. Memiliki Guru Lagu = u, i, a, i, a, i

Baris pertama pada kinanthi harus berakhir dengan huruf vokal “U”, baris kedua berakhir dengan huruf vokal “i”,  sedangkan huruf ketiga berakhir dengan huruf vokal “a”, dan seterusnya.

Contoh – contoh Tembang Kinanthi

Kinanthi 1

contoh tembang kinanthi

Sumber : bisakali.net

Kinanthi panglipur wuyung

Rerenggane prawan sunthi

Durung pasha doyan nginang

Tapih pinjung tur mantesi

Mendah gene yen diwasa

Bumi langit gonjang ganjing

Disertai dengan penghibur kasmaran cinta

Hiasannya perawan kencur

Yang belum bisa makan kinang

Mengenakan kain panjang dan selaras

Apalagi jika nanti kalau sudah dewasa

Bumi dan langit pasti akan gegap gempita

Kinanthi 2

Anoman malumpat sampun

Prapteng witing nagasari

Mulat mangandhap katingal

Wanodyayu kuru aking

Gelung rusak wor lankisma

Kangiga-iga kaeksi

Anoman telah melompat

Datang dan menaiki pohon nagasari

Memandangi ke arah bawah dan terlihat

Seorang wanita yang kurus kering

Gelungnya telah rusak bercampur tanah

Terlihat iganya yang kurus

Serat Wulangreh Karya Pakubuwana IV

Kinanthi 3

contoh tembang macapat kinanthi

Sumber : scientiarum.com

Padha gulangen ing kalbu

Ing sasmita amrip lantip

Aja pijer mangan nendra

Ing kaprawiran den kaesthi

Pesunen sarinira

Sudanen dhahar lan guling

Latihlah di dalam hatimu

Tentang suara hati agar menjadi pandai

Jangan hanya makan dan tidur

Turutilah jiwa ksatria

Kendalikanlah anggota tubuhmu

Kurangilah makan dan minum

Kinanthi 4

Dadia lakunireku

Cegah dhahar lawan guling

Lan aja sukan-sukan

Anganggoa sawatawis

Ala watake wong suka

Nyuda prayitnaning batin

Jadikanlah kebiasaan

Menahan makan dan tidur

Dan janganlah bersuka ria

Ambil dan pergunakan secukupnya

Tidak baik watak orang yang bersuka – suka

Dapat mengurangi kewaspadaan batin

Kinanthi 5

contoh tembang kinanthi

Sumber : pixabay.com

Yen wis tinitah wong agung

Aja sira nggunggung dhiri

Aja leket lan won gala

Kang ala lakunireki

Nora wurung ngajak-ajak

Satemah anunulari

Jika  sudah ditakdirkan untuk menjadi orang yang terhormat

Janganlah engkau  menyombongkan diri

Jangan bersahabat dengan orang yang jahat

Yang memiliki perilaku buruk

Yang bisanya selalu mengajak-ajak

Akhirnya hanya akan menularkannya

Kinanthi 6

Nadyan asor wijilipun

Yen kalakuane becik

Utawa sugih carita

Carita kang dadi misil

Iku pantes raketana

Darapin mundhak kang budi

Meskipun terlahir dari kalangan bawah

Jika memiliki perilaku yang baik

Atau banyak pengalaman

Pengalaman yang bisa dijadikan sebuah pelajaran

Itu pantas untuk didekati

Tujuannya untuk memperbaiki budi pekerti

Kinanthi 7

contoh tembang macapat kinanthi

Sumber : teropongonline.com

Yen wong anom pan wis tamtu

Manut marang kang ngadhepi

Yen kang ngadhep akeh bangsat

Datan wurung bisa cuti

Yen kang ngadhep keh durjana

Nora wurung bisa maling

Jika orang muda memang sudah pasti

Mengikuti apa saja yang menjadi pedomannya

Jika yang menjadi pedoman banyak yang jahat

Akhirnya pun dapat berwatak jahat

Jika yang menjadi pedoman banyak yang mencuri

Akhirnya akan mengetahui ilmu pencuri

Kinanthi 8

Sanajan to nora milu

Pasthi wruh solahing maling

Kaya mangkono sabarang

Panggawe ala puniki

Sok weruha nuli bisa

Yeku panuntuning eblis

Walaupun tidak ikut mencuri

Pasti akan mengerti perilaku mencuri

Seperti itulah dalam sebuah pergaulan

Perbuatan yang jelek itu

Jika sudah mengetahui maka akan bisa melakukannya

Itulah arahan dan ajakan iblis

Kinanthi 9

contoh tembang kinanthi

Sumber : muslimedianews.com

Panggawe becik puniku

Gampang yen wus den lakoni

Angel yen durung kalakyan

Aras – arisen nglakoni

Tur iku den lakonana

Mupangati badaneki

Perbuatan yang baik itu

Mudah jika sudah dijalankan

Sulit jika belum dilaksanakan

Karena bermalas malasan untuk memulainya

Namun jika telah dijalani

Bermanfaat bagi diri sendiri

Kinanthi 10

Lan wong anom – anom iku

Kang kanggo ing mangsa iki

Andhap – asor dipun simper

Umbag gumunggung ing dhiri

Obral umuk kang den gulang

Kumenthus lawas kumaki

Dan orang yang muda-muda itu

Di jaman sekarang

Sifat sopan santun telah ditinggalkan

Karena saling menyombongkan diri sendiri

Mengobral banyak omong kosong yang selalu dijalankan

Mengaku pintar dan mengaku bisa

Kinanthi 11

Sapa sira sapa ingsun

Angalunyat sarta edir

Iku lalabete uga

Nomnoman adoh wong becik

Emoh angrungu carita

Carita ala lan becik

Siapakah dirimu siapakah saya

Berlagak dan bergaya

Itu semua karena tanda dari

Anak muda yang menjauhi orang baik

Tidak mau mendengarkan cerita

Cerita yang jelek maupun cerita yang baik

Kinanthi 12

contoh tambang macapat kinanthi

Sumber : pixabay.com

Carita pan wus kalaku

Panggawe ala lan becik

Tindak bener lan kang ora

Kalebu jro cariteki

Mulane aran carita

Kabeh kabeh den kawruhi

Sebuah cerita memang sudah menceritakan

Perbuatan jahat dan perbuatan yang baik

Perilaku benar dan perilaku salah

Sudah terkandung di dalam cerita

Sehingga disebut cerita

Semuanya harus tersedia

Kinanthi 13 ( Tema Agama )

Pada elinga satuhu

Mring Gusti duh kita sami

Kang paring nikmat lan gesang

Aja nganti kita lali

Aja seneng laku cidra

Gusti sugih ing aksami

Ingatlah selalu

Kepada Tuhan kita semua

Yang telah memberikan nikmat serta kehidupan

Janganlan sampai kita lalai

Jangan suka bertindak buruk

Tuhan Maha Pengampun

Kinanthi 14 ( Tema Pendidikan)

contoh tembang kinanthi tema pendidikan

sumber : muslimoderat.com

Kabeh kudu nuntut ilmu

Kanggo pedomane urip

Nang donya lan nang akhirat

Dene ilmu dipahami

Mula akeh keuntungan

Lan katentreman urip

Semua harus menuntut ilmu

Sebagai pedoman hidup

Di dunia dan di akhirat

Jikalau Ilmu tersebut dipahami

Pasti akan banyak manfaat

Dan ketentraman hidup

Kinanthi 15 ( Tema Pendidikan )

Ayo podo golek ilmu

Ilmu kui nomor siji

Ing donya ben ora rekasa

Ojo lali marang gusti

Ben dikei kemudahan

Lan dikei dalan apik

Marilah semua mencari ilmu

Ilmu adalah yang utama

Di dunia agar tidak kesusahan

Jangan lali kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Agar selalu diberi kemudahan

Dan diberi petunjuk yang benar

Kinanthi 16 ( Tema Lingkungan/Alam)

contoh tembang kinanthi tema lingkungan alam

Sumber : portal-ilmu.com

Titipane anak putu

Alam endah edi peni

Den jaga mrih lestariya

Aja lali den pangudi

Temah jaya lan sentosa

Ayem tentrem kita sami

Titipan anak cucu

Alam yang indah dan terpelihara

Jagalah agar selalu lestari

Jangan lupa merawatnya

Sehingga jaya dan sentosa

Tenang damai kita bersama

Makna Tembang Macapat Kinanthi

makna tembang macapat kinanthi

Sumber : pixabay.com

Kinanti ini berasal dari kata kanthi atau tuntun. Makna tembang kinanthi secara sederhana yaitu mengisahkan masa-masa pembelajaran seorang anak guna menjadi manusia yang utuh. Seorang anak kecil ketika masa pertumbuhan memerlukan permbelajaran atau nasehat dari orang tua.

Mereka tidak dapat dilepaskan begitu saja, tanpa ada bimbingan dan arahan dari orang tua. Si kecil patut menerima pengajaran dan pengalaman yang baik, supaya terbentuk kepribadian yang baik, perilaku sosial yang benar, serta kecerdasan.

Berbagai hal Ia dapatkan dari sebuah interaksi lingkungan dan pergaulannya. Apa yang dia lihat, dengar, rasakan terkadang didefinisikan seolah-olah adalah dirinya. Disaat itulah dia akan banyak meniru untuk menujukkan jati dirinya.

Si kecil juga sebaiknya diberikan bimbingan dan latihan agar dapat menjadi orang yang terampil, mandiri dan berguna bagi orang lain kelak. Dan yang terpenting ketika masa kecil harus ditanam dan diajarkan mengenai Ketaqwaan dan Keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

 

Demikian pembahasan yang super lengkap mengenai Tembang Kinanthi. Artikel ini semoga dapat membantu kalian dalam menambah wawasan dan pengetahuan serta menjadi referensi yang baik.

Jangan lewatkan juga pembahasan lengkap Tembang Macapat , Tembang Dhandanggula dan Tembang Pangkur.

  • Add Your Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.